Dituding Subsidi, Departemen Perdagangan Amerika Serikat Bebankan Bea Masuk Tambahan Kepada Biodiesel Argentina dan Indonesia

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Departemen Perdagangan Amerika mengumumkan keputusan final berkaitan penyelidikan mereka untuk penerapan bea masuk imbalan (countervailing duty) kepada produk biodiesel dari Argentina dan Indonesia.

Melalui siaran pers resmi di laman www.commerce.gov pada 9 November 2017, Sekretaris Perdagangan A. Wil. Ross mengumumkan penetapan dalam investigasi countervailing duty (CVD) atau penetapan pajak tambahan terhadap impor biodiesel dari Argentina dan Indonesia.

Departemen Perdagangan menetapkan bahwa Argentina dan Indonesia memberikan subsidi yang tidak adil kepada produsen biodieselnya. Atas dasar itulah, Argentina dibebankan tambahan bea masuk antara 71,45 persen hingga 72,28 persen dan Indonesia sebesar 34,45 persen sampai 64,73 persen.

Menindaklanjuti hasil dari keputusan tersebut, Departemen Perdagangan akan menginstruksikan AS Customs and Border Protection (CBP) untuk mengumpulkan setoran tunai dari importir biodiesel dari Argentina dan Indonesia berdasarkan tarif akhir.

“Subsidi kepada produk yang sifatnya tidak adil akan menjadi perhatian serius Departemen dengan sangat serius,” kata Sekretaris Ross.

“Sementara Amerika Serikat berkomitmen untuk melakukan perdagangan bebas, adil dan timbal balik dengan semua negara, Administrasi Trump akan membela pekerja Amerika dan perusahaan yang secara tidak adil dilanggar.”

Pada 2016, impor biodiesel dari Argentina diperkirakan US$ 1,2 miliar dan Indonesia sebesar US$ 268 juta.

Departemen Perdagangan Amerika mulai dari tanggal 20 Januari 2017, sampai 9 November 2017, Departmen Perdagangan telah memulai 77 investigasi antidumping dan countervailing meningkat 61 persen dari tahun sebelumnya.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp