PEKANBARU, SAWIT INDONESIA - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra plasma di Provinsi Riau kembali mengalami koreksi tipis untuk periode penetapan 4–10 November 2026. Penurunan harga tertinggi melanda kelompok umur tanaman 9 tahun yang menyusut sebesar Rp23,26 per kilogram.
Dengan penyesuaian tersebut, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau menetapkan harga TBS sawit kelompok umur 9 tahun berada di tingkat Rp3.762,61 per kilogram, terkoreksi dari posisi pekan sebelumnya yang sebesar Rp3.785,87 per kilogram.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, menyampaikan bahwa pelemahan harga TBS pada periode ini terutama disebabkan oleh melandainya harga jual minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di pasar lelang.
"Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO," jelas Defris Hatmaja usai rapat penetapan harga bersama tim di Pekanbaru, Selasa (3/11/2026).
Poin-poin utama pergerakan harga komoditas CPO dan kernel, variabel Indeks K, serta dasar hukum penetapan Disbun Riau meliputi:
Dinamika Harga CPO dan Kernel:
- Harga CPO: Mengalami penurunan sebesar Rp152,37 per kilogram dibandingkan pekan lalu. Rata-rata harga CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.062,67 per kilogram.
- Harga Inti Sawit (Kernel): Justru mencatatkan kenaikan sebesar Rp181,37 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya, dengan harga rata-rata kernel menyentuh Rp13.212 per kilogram.
- Harga Cangkang: Ditetapkan sebesar Rp14,73 per kilogram.
Variabel Penetapan dan Indeks K:
- Penetapan harga pekan ini menggunakan besaran Indeks K mencapai 93,69 persen.
- Rujukan kalkulasi harga menggunakan tabel rendemen berdasarkan hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati oleh tim teknis.
Dasar Hukum dan Jangkauan Umur Tanaman:
- Keputusan harga TBS ini berpatokan resmi pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
- Harga penetapan berlaku untuk kelompok umur tanaman kelapa sawit mulai dari 3 hingga 30 tahun di seluruh sentra kemitraan plasma Riau.
Meskipun harga TBS pekan ini mengalami koreksi akibat tertekan harga CPO, penguatan pada sektor harga kernel memberikan penahan arus sehingga penurunan harga TBS di tingkat petani plasma tidak merosot terlalu dalam.
Berikut rincian harga TBS mitra plasma Riau periode 4-10 November 2026:
* Umur 3 tahun: Rp2.898,76/kg
* Umur 4 tahun: Rp3.286,96/kg
* Umur 5 tahun: Rp3.483,98/kg
* Umur 6 tahun: Rp3.635,97/kg
* Umur 7 tahun: Rp3.714,34/kg
* Umur 8 tahun: Rp3.758,28/kg
* Umur 9 tahun: Rp3.762,61/kg
* Umur 10-20 tahun: Rp3.742,44/kg
* Umur 21 tahun: Rp3.683,57/kg
* Umur 22 tahun: Rp3.627,14/kg
* Umur 23 tahun: Rp3.566,87/kg
* Umur 24 tahun: Rp3.500,81/kg
* Umur 25 tahun: Rp3.426,52/kg
* Umur 26 tahun: Rp3.381,48/kg
* Umur 27 tahun: Rp3.336,27/kg
* Umur 28 tahun: Rp3.292,27/kg
* Umur 29 tahun: Rp3.275,45/kg
* Umur 30 tahun: Rp3.261,43/kg
Lebih lanjut, Defris mengatakan Disbun Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS terus melakukan pembenahan tata kelola agar penetapan harga sesuai regulasi dan memberikan keadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra.
Menurutnya, perbaikan tata kelola tersebut merupakan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Ia berharap komitmen tersebut dapat berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani sawit dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.















