Politeknik Citra Widya Edukasi, Cetak Lulusan Siap Kerja di Industri Sawit

Politeknik  Kelapa Sawit Citra Widaya Edukasi (CWE) menjadi kampus favorit bagi calon mahasiswa yang ingin cepat kerja. Kampus ini membuktikan bahwa lulusannya dapat langsung bekerja di perkebunan kelapa sawit yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Papua.

Politeknik Kelapa Sawit CWE mengadakan wisuda angkatan IX yang berlangsung pada 21 Oktober 2017 di Kampusnya yang berlokasi di Cibitung, Bekasi. Adapun angkatan ini berjumlah 198 mahasiswa yang dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar akademik. Dari jumlah lulusan tadi terdiri dari 76 wisudawan  Program Studi Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 53 lulusan Program Studi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit, dan 66 wisudawan Program Studi Manajemen Logistik.

Stephanus Nugroho Kristono Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi mengatakan jumlah wisudawan tahun ini meningkat daripada tahun lalu sebanyak 112 orang. Untuk lulusan tahun ini sekitar 30 persen telah bekerja sebelum kuliahnya berakhir. Biasanya, mahasiswa menjalani tugas akhir secara langsung di perusahaan dan perkebunan, dengan pengalaman tadi membuat mereka langsung direkrut walaupun belum lulus.

Bahkan bagi mahasiswa yang berprestasi tidak jarang yang mendapat sponsor ikatan dinas dari perusahaan sawit. Antara lain PT Eagle High Plantation Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT SMART Tbk, Gama Plantation, Triputra Agro Persada, Kencana Group, Dinamika Prima Artha, Citra Borneo Lestari dan lainnya.

Lulusan Politeknik CWE dapat mengisi posisi sebagai general manager, manajer kebun, manajer pabrik, asisten kepala, kepala tata usaha, asisten kebun, asisten pabrik, asisten traksi, pengukuran, dan alat berat; asisten hama dan penyakut, serta mandor kebun hingga kerani.

Stephanus Nugroho Kristono mengatakan alumni bisa langsung bekerja di industri kelapa sawit Indonesia dan jumlah itu terus alami peningkatan. Sebagian lulusan tadi sedang menjalankan seleksi dan rekrutmen perusahaan sawit.

“Karena mereka telah dibekali secara khusus pengetahuan dan keterampilannya masing-masing, itu adalah bekal yang cukup sesuai bidang yang dibutuhkan industri kelapa sawit,” kata Stephanus  Nugroho.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Customer Services on WhatsApp