Jakarta, SAWIT INDONESIA – INSTIPER Yogyakarta merupakan perguruan tinggi swasta yang memiliki core kompetensi mendidik dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan, pada 10 Desember ini merayakan Dies Natalis ke-66.
Perayaan Dies Natalis, dilaksanakan di Grha INSTIPER, Maguwoharjo, Sleman – Yogyakarta, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan hingga pameran.
Untuk diketahui, perguruan tinggi swasta yang didirikan pada 10 Desember 1958, satu tahun setelah nasionalisasi perkebunan di Indonesia, dinaungi oleh Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY).
Momentum Dies Natalis INSTIPER Yogyakarta ke-66, dijadikan untuk menyampaikan laporan tahunan (sepanjang satu tahun terakhir).
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng menyampaikan saat ini INSTIPER genap berusia 66 tahun dan telah tumbuh berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi bidang pertanian terkemuka dalam pengembangan sumber daya manusia pada industri pertanian, perkebunan, dan kehutanan di Indonesia dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
"Konsep dan pendekatan penyelenggaraan pendidikan di INSTIPER dilakukan melalui prinsip 'Link and Match' melalui program University - Industry Partnership dengan memfokuskan diri pada minat khusus dan spesifik, sehingga capaian kompetensi lulusan baik knowledge (pengetahuan), skill (keahlian/keterampilan) dan attitude (sikap) dapat gayut atau relevan dengan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja," ujarnya, pada Selasa (10 Desember 2024).
Langkah tersebut telah berdampak positif pada minat mahasiswa baru untuk menempa dirinya di INSTIPER. Pada Tahun Akademik 2024/2025 ini, INSTIPER telah menerima mahasiswa baru sebanyak 803 orang dengan sebanyak 32% INSTIPER juga berkomitmen memberikan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terdiri dari 27 organisasi mahasiswa.
Selanjutnya, Dr. Harsawardana menjelaskan, dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi lulusan, INSTIPER telah memberikan wadah berupa kegiatan kokurikuler melalui INSTIPER Academy, sehingga mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kemampuan dasar dalam aspek Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creative Thinking, Computational Logic dan Compassion untuk melengkapi kompetensi yang telah diperoleh di bangku kuliah (intrakurikuler).
"Terdapat 13 INSTIPER Academy yang telah berdiri di INSTIPER, yaitu: Information Technology Academy, Robotics Academy, Drone Academy, English Academy, Smart Greenhouse Academy, Artificial Intelligence Academy, Bakery Academy, Coffee Academy, Multimedia Technology Academy, Internet of Things Academy, Technopreneurship Academy, Mechanical & Electrical Technology Academy dan Aquaculture & Aquaponic Technology Academy," jelasnya.
"Melalui kegiatan INSTIPER Academy, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan Melalui kombinasi kompetensi yang diperoleh mahasiswa dari kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler akan mengantarkan lulusan untuk lebih berkontribusi dalam memecahkan permasalahan di masyarakat, dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja," imbuh Rektor INSTIPER Yogyakarta.
Dari informasi yang ada, saat ini INSTIPER telah dilakukan sinergi kegiatan intrakurikuler (kurikulum program studi) dan kokurikuler (INSTIPER Academy), khususnya bagi mahasiswa beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), PT Riau Andalan Pulp Paper, Wilmar Indonesia, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk. dan Mahitala Ingkeng Gemah. Mahasiswa beasiswa lain dan reguler juga diberi kesempatan untuk mengikuti INSTIPER Academy melalui pendekatan komunitas hobi.
Penguatan model pendidikan di INSTIPER dikemas dalam All New INSTIPER diantaranya melalui transformasi pendidikan, transformasi bisnis model dan proses bisnis serta proses operasional. Transformasi ini juga dilakukan dengan memperluas ruang lingkup pengertian pertanian, perkebunan dan kehutanan dengan tidak hanya membatasi pengertian komoditas secara tradisional, namun sebagai suatu industri dan bisnis biomasa.
INSTIPER terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, yang mencakup kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, rekrutmen dan pengembangan lainnya. Selama tahun 2024, INSTIPER telah menjalin kerjasama baru maupun perpanjangan dengan berbagai pihak, dalam dan luar negeri, baik pihak perusahaan maupun instansi pemerintah.
Diungkapkan Dr. Harsawardana, pada tahun ini INSTIPER juga telah dilaksanakan beberapa implementasi kegiatan kerja sama.
"Berupa pemagangan mahasiswa, kuliah umum bersama mitra (dalam dan luar negeri), co-organizer dari seminar internasional serta pembentukan ASEAN Palm Oil Student Association (APOSA) Forum inisiasi antara INSTIPER dan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC), Summer Course di Gunung Kidul kerjasama dengan CIRAD- TALENT (Centre de coopération internationale en recherche agronomique pour le développement - susTAinable LandscapE managemeNT) serta kegiatan lain yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu," ungkapnya.






