• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

Tambahan Pagu Anggaran Kemendag Tahun 2025 Guna Prioritaskan Tingkatkan Ekspor

Jakarta, Sawit Indonesia - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyambut baik disetujuinya Pagu Anggaran Kementerian Perdagangan Tahun 2025 sebesar Rp1,85 triliun oleh Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Pagu Anggaran Kemendag Tahun 2025 tersebut mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp200 miliar, yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1,65 triliun.

Persetujuan Komisi VI DPR RI disampaikan pada Rapat Kerja (Raker) Komisi VI DPR RI dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI, Menteri Perdagangan RI, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI yang berlangsung pada hari Rabu, (11/9) di Jakarta. Salah satu hal yang dibahas dalam Raker tersebut yaitu Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Anggaran DPR RI. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan dalam Raker kali ini sejumlah pejabat EselonI Kemendag.

Sesuai Surat Nomor PR.02.00/381/M-DAG/SD/06/2024 perihal Permohonan Tambahan Anggaran Tahun 2025 yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia tanggal 28 Juni 2024, tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan pada program penguatan perwakilan perdagangan untuk pemasaran produk Indonesia dan market intelligence, promosi peningkatan ekspor, integrasi informasi ekspor, dan penguatan kebijakan peningkatan ekspor.

Mendag Zulkifli Hasan menegaskan, Kemendag akan terus meningkatkan ekspor dan mengembangkan sektor UMKM. “Penggunaan anggaran tahun 2025 ini akan difokuskan pada empat arah kebijakan Kemendag, yaitu pengembangan ekspor; pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); perdagangan antarwilayah; serta pengamanan perdagangan,”ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Empat arah kebijakan Kementerian Perdagangan sebagai fokus pencapaian target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025—2045 dan dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025—2029.Target dimaksud, yaitu peningkatan pangsa ekspor barang Indonesia di dunia dari 1,20 persen pada 2022 menjadi lebih dari 1,43 persen pada 2029. Kemudian, peningkatan perdagangan antar wilayah sebesar tiga kali lipat dari Rp1,13 triliun pada 2021 menjadi Rp3,01 triliun pada 2029.

Sumber: kemendag.go.id

Artikel Terkait