• Rabu, 23 September 2026
Berita Terbaru

Pentawin Perkenalkan Angkong Roda Besar di SIEXPO 2026, Cocok untuk Angkut TBS di Areal Gambut

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA – Kebutuhan alat bantu panen yang mampu bekerja di medan perkebunan yang berat terus berkembang. Kondisi tersebut mendorong PT Paramita Duta Penta (PDP) melalui merek PENTAWIN memperkenalkan Angkong Roda Besar dengan kapasitas angkut hingga 200 kg pada ajang SIEXPO 2026 di Pekanbaru, 6–8 Agustus 2026.

Produk ini dirancang khusus untuk mendukung aktivitas perkebunan dan pertanian, terutama pengangkutan tandan buah segar (TBS) dari areal panen menuju collection road. Dengan ukuran roda yang lebih besar, angkong diklaim lebih mudah bermanuver dan lebih sesuai digunakan pada berbagai kondisi lahan, termasuk areal gambut.

Marketing PT Paramita Duta Penta, Rudi, mengatakan Angkong Roda Besar Pentawin dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pekerja di lapangan.

“Angkong roda besar kami dapat menunjang dan digunakan untuk seluruh areal perkebunan dan pertanian, khususnya mengangkut TBS,” ujarnya.

Angkong Roda Besar Pentawin memiliki panjang sekitar 1.540 mm dan tinggi 770 mm. Produk ini mampu membawa muatan hingga 200 kg, dengan ketebalan bak 1 mm termasuk coating dan bobot sekitar 17 kg.

Angkong menggunakan material plat besi, pelek besi, serta ban berukuran 20 x 3.00. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan kekuatan sekaligus kemudahan saat digunakan di lapangan.

Kemampuan bekerja di medan gambut menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan. Ukuran roda 20 inci membuat angkong lebih mudah melewati permukaan tanah yang lunak dan membantu mengurangi risiko roda mudah terperosok.

PDP telah memasarkan empat varian utama Angkong Pentawin yang digunakan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit maupun petani di berbagai daerah. Keempatnya yakni Angkong Roda Besar Bak Besi dengan wheel 20 inci, Angkong Roda Kecil Bak Besi standar, Angkong Roda Besar Bak Fiber dengan PVC tray dan wheel 20 inci, serta Angkong Roda Standar Bak Fiber dengan PVC tray.

Khusus varian bak besi, Pentawin menggunakan plat besi yang dirancang untuk menahan beban hingga 200 kg. Kapasitas tersebut membuat angkong dapat dimanfaatkan untuk mengangkut TBS maupun material perkebunan lainnya.

Rudi mengatakan kualitas menjadi salah satu perhatian utama PDP dalam mengembangkan produk. Mulai dari struktur bak, roda, poros hingga kaki penahan dirancang untuk menghadapi kebutuhan operasional di perkebunan.

“Kualitas produk-produk PENTAWIN menjadi fokus utama kami, mulai dari struktur bak, roda, poros hingga kaki penahan. Itu yang membedakan Angkong Pentawin dengan produk lain di pasar,” katanya.

Dalam lima tahun terakhir, permintaan terhadap angkong Pentawin disebut terus menunjukkan tren peningkatan. Bagi perkebunan kelapa sawit, angkong masih menjadi salah satu alat penting dalam memindahkan hasil panen dari areal kebun menuju collection road sebelum diangkut menggunakan sarana transportasi berikutnya.

Selain angkong, Pentawin juga membawa beragam produk pendukung kegiatan perkebunan ke SIEXPO 2026. Produk tersebut antara lain egrek, dodos, tojok, gancu, kampak, cados, parang, cangkul, sekop, sabit dan batu asah.

Pentawin juga menawarkan berbagai aksesori seperti klem egrek, klem galah, klem nylon, penutup galah, klem dalam, penjepit egrek nylon dan klem cincin kayu.

Untuk mendukung kegiatan panen, Pentawin menghadirkan Harvesting Poles berupa Galah Aluminium Pentawin dan Galah Fiber Karbon “Pentawin Pro” yang dirancang ringan dan kuat.

Sementara untuk aspek keselamatan kerja, produk yang ditampilkan mencakup sarung egrek, sarung dodos dan safety boots PVC. Pentawin juga memasarkan Sprayer SNI (Standar Nasional Indonesia) berkapasitas 12 liter untuk mendukung kegiatan pemeliharaan tanaman.

Menurut Rudi, kebutuhan pekebun bukan hanya alat yang mampu mempercepat pemindahan hasil panen, tetapi juga produk yang dapat bertahan menghadapi kondisi lapangan yang berat.

Sebab itu, PDP tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat layanan purnajual. Layanan tersebut mencakup kunjungan rutin ke kebun pelanggan, pengembangan produk hingga desain khusus sesuai kebutuhan pengguna.

PDP juga menyediakan suku cadang untuk berbagai jenis Angkong Pentawin, mulai dari bearing, ban luar, ban dalam hingga komponen pendukung lainnya.

Dengan kombinasi kapasitas angkut 200 kg, roda berukuran besar dan dukungan layanan purnajual, Angkong Pentawin diposisikan sebagai salah satu solusi sederhana namun penting untuk memperlancar mobilitas hasil panen, terutama di medan perkebunan yang membutuhkan alat angkut ringan, kuat dan mudah bermanuver.

Artikel Terkait