• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

PalmCo Kerahkan 24 Alat Berat, Buka Wilayah Terisolir di Aceh Tamiang, Tapsel, dan Tapteng

Jakarta, SAWIT INDONESIA — Upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera terus dikebut oleh berbagai pihak termasuk perusahaan sawit. PTPN IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menjadi salah satu pihak yang bergerak cepat sejak hari pertama bencana menghantam kawasan tersebut. Fokus utama diarahkan pada pembukaan akses wilayah terisolir, distribusi bantuan dasar, layanan kesehatan, hingga penyediaan komunikasi darurat di area tanpa sinyal.

Hingga 10 Desember 2025, dukungan PalmCo menjangkau 12 kabupaten/kota terdampak, mulai dari Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Pasaman Barat, hingga Lima Puluh Kota.

“Kami harus memastikan tidak ada waktu yang terbuang. Ketika masyarakat membutuhkan, PalmCo menjadi salah satu di garis terdepan,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, Rabu (10/12/2025).

Salah satu kendala terbesar pascabencana adalah terputusnya akses jalan menuju permukiman. Material lumpur, genangan air, dan longsor membuat sejumlah desa terisolasi selama beberapa hari.

Untuk mempercepat pergerakan bantuan, PalmCo mengerahkan 24 alat berat ke berbagai titik kritis. Sejumlah desa di Langsa, Aceh Tamiang hingga Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, seperti Bandar Siais, Bandar Tarutung, Benteng, Lobu Uhom, Huta Godang, hingga Garoga, berhasil kembali terhubung setelah pembersihan jalur dilakukan.

Di Desa Hapesong Baru, pembersihan material lumpur memungkinkan kendaraan logistik masuk setelah sebelumnya akses tertutup total. “Pembukaan akses ini sangat menentukan. Begitu jalan terbuka, kecepatan distribusi bantuan meningkat signifikan,” pungkas Jatmiko.

Artikel Terkait