• Rabu, 23 September 2026
Berita Terbaru

Inovasi Riset dan Diskusi Sawit Warnai Kehadiran PPKS di SIEXPO 2026

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) mencatat tingginya minat pengunjung terhadap kecambah sawit dan berbagai inovasi hasil riset yang ditampilkan dalam Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di Pekanbaru, Riau. Supervisor Pameran PPKS, Fahri Putra Hafira mengatakan kecambah sawit menjadi salah satu produk yang paling banyak ditanyakan pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan SIEXPO 2026 pada 6-8 Agustus 2026.

Menurut Fahri, tingginya respons tersebut terlihat dari transaksi serta minat pemesanan kecambah sawit PPKS yang muncul selama pameran.

"Selama SIEXPO 2026 terdapat transaksi serta minat pemesanan Kecambah Sawit PPKS dari pengunjung," kata Fahri.

Dia menilai pameran tersebut menjadi momentum bagi PPKS untuk mendekatkan hasil riset kepada pengguna, sekaligus memperluas jejaring dengan pekebun dan pelaku industri kelapa sawit.

Fahri mengatakan booth PPKS ramai dikunjungi hampir sepanjang tiga hari penyelenggaraan SIEXPO 2026.

Kondisi tersebut membuat pelayanan dan konsultasi kepada pengunjung berlangsung secara berkesinambungan sejak pameran dibuka hingga berakhir setiap harinya.

Pengunjung tidak hanya datang untuk mencari informasi mengenai kecambah sawit. Sejumlah pengunjung juga berkonsultasi mengenai pilihan varietas, teknologi, serta berbagai hasil riset yang dikembangkan PPKS.

"Pengunjung datang dengan beragam kebutuhan, mulai dari konsultasi varietas hingga mencari informasi mengenai teknologi dan hasil riset PPKS," ujarnya.

Menurut Fahri, keberagaman pertanyaan yang disampaikan pengunjung menunjukkan semakin luasnya kebutuhan informasi di kalangan pelaku industri sawit.

Dia menilai perkembangan tersebut menjadi indikator bahwa SIEXPO semakin berperan sebagai ruang pertemuan antara kebutuhan industri dengan produk, teknologi, dan inovasi yang tersedia.

Pengunjung booth PPKS berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagian besar berasal dari wilayah sentra kelapa sawit di Pulau Sumatera, selain sejumlah daerah lainnya.

Latar belakang pengunjung juga beragam, mulai dari pekebun, perusahaan perkebunan, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum.

Keragaman tersebut membuat diskusi yang berlangsung di booth PPKS turut membahas berbagai kebutuhan dan persoalan di sektor kelapa sawit.

"SIEXPO tahun ini menunjukkan perkembangan yang baik, terutama dari semakin beragamnya kebutuhan informasi yang disampaikan pengunjung kepada PPKS," kata Fahri.

Dia mengatakan kondisi tersebut menjadi kesempatan bagi PPKS untuk memperoleh masukan langsung dari pengguna sekaligus memperkenalkan hasil penelitian yang dapat diterapkan di lapangan.

Terkait transaksi selama pameran, Fahri menegaskan kecambah sawit PPKS tetap dipasarkan dengan harga resmi yang berlaku.

Menurutnya, momentum SIEXPO 2026 lebih diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada calon konsumen memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai pilihan varietas kecambah sawit.

Informasi tersebut penting agar pekebun dapat memilih varietas yang sesuai dengan karakteristik lahan dan kebutuhan kebunnya.

Artikel Terkait