- Pendapatan Petani Sawit Meningkat Cepat
Untuk mengeluarkan petani dari kemiskinan dan untuk meningkatkan kesejahteraannya, peningkatan pendapatan secara berkelanjutan mutlak diperlukan. Hanya melalui peningkatan pendapatan yang memadai dan
sustainable para petani dan keluarganya mampu mencapai kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang lebih baik dan mutu kehidupan yang lebih baik.
Pendapatan petani sawit baik plasma maupun petani sawit mandiri pada wilayah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah bertumbuh cepat. Pendapatan petani dari perkebunan kelapa sawit tergantung berbagai faktor seperti tingkat produktivitas, biaya , skala usaha dan harga jual. Greig-Gran (2008) menemukan bahab pendapatan petani sawit plasma mencapai $ 2100/Ha, sementara petani sawit mandiri dengan produktivitas rendah mencapai $ 2340/Ha. Sedangkan
Sterm Review (
World Growth, 2011) menemukan pendapatan petani sawit tahun 2007 mencapai $ 960-3340/Ha.
Pertumbuhan asset petani sawit yang demikian menunjukan bahwa kapasitas ekonomi petani sawit dalam menghasilkan pendapatan makin meningkat. Selain itu, mengingat aset petani tersebut merupakan tanaman tahunan produktif yang
economic life time-nya sampai 25 tahun, berarti kesinambungan pendapatan petani dan keluarganya akan terjamin (
Sustainable). Dengan perkataan lain, pendapatan petani sawit bukan hanya relatif besar dan meningkat tetapi juga berkelanjutan (
sustainable). Dengan pendapatan yang
sustainable tersebut keluarga petani dapat meningkat kesejahteraannya termasuk jaminan kesehatan keturunannya dan masa tua petani yang lebih berkualitas.
Sumber: PASPI