Perjalanan yang cukup panjang bagi perusahaan distributor kendaraan (truk) asal Tiongkok merek FAW di Indonesia. GM Mobil mendapatkan kepercayaan dari principal dan konsumen di Indonesia.
Untuk memperingati dua dekade perjalanan bisnisnya, PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) merayakannya dengan berbagai rangkaian acara. Salah satunya dilengkapi dengan penandatangan MoU (Memorandum of Understandig) atau perjanjian kerjasama pemesanan unit (produk truk) dengan pihak produsen truk merek FAW asal Tiongkok, pada Selasa (18 Maret 2025), di Jakarta.
PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan (distributor) kendaraan (truk) asal Tiongkok di Indonesia. Perusahaan ini, setidaknya menjual dua truk merek FAW dan XCMG yaitu kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan BUMN Tiongkok.
Di tahun ini, GM Mobil genap 20 tahun menjadi distributor resmitrukmerek FAW di Indonesia. Pada peringatan perjalanan bisnisnya, perusahaan initerus menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan penjualannya.
“20 Tahun Kolaborasi GM Mobil & FAW Trucks pada Selasa, 18 Maret 2025, sebuah pencapaian besar dalam industri otomotif truk di Indonesia,” ujar President Director PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil), Frankie Makaminang, saat ditemui di kantornya, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Pada peringatan ke 20 tahun, kami melakukan penandatanganan (komitmen) pemesanan 2.000 unit FAW Trucks, sebagai bukti kepercayaan dan kerjasama yang semakin solid. Selain itu, pihak principal FAW Trucks memberikan penghargaan berupa medali kepada GM Mobil, serta apresiasi khusus bagi pelanggan setia melalui penyerahan plakat sebagai bentuk terimakasih atas dukungan selama ini,” imbuhnya menjelaskan.
Dari informasi yang didapat tim redaksi Majalah Sawit Indonesia, dari 2.000 unit truk yang dipesan untuk kebutuhan segmen pasar Logistik (termasuk industri sawit), konstruksi dan tambang. Ketiga sektor tersebut menjadi segmen untuk mendukung penjualan truk FAW dengan berbagai type di Indonesia.
Dalam wawancarannya, Frankie mengungkapkan perjalanan bisnis 20 tahun yang dijalani GM Mobil, perjalanan yang cukup panjang bagi perusahaan distributor kendaraan (truk) asal Tiongkok.
“Namun, perjalanan tersebut telah memberikan pelajaran yang berharga dan memahami karakter (produk) asal Tiongkok dan karakter konsumen dan kebutuhan kendaraan (truk) sesuai dengan kondisi lapangan di Indonesia. Sehingga bisa bertahan dan mampu menunjukkan penjulannya yang terus tumbuh di setiap tahunnya,” katanya dengan bangga.
“Tidak banyak perusahaan distributor kendaraaan asal Tiongkok di Indonesia yang mampu bertahan hingga 20 tahun. Tetapi, dengan komitmen tinggi serta memiliki prinsip ‘Bersama, kita melaju menuju masa depan yang lebih kuat dan sukses’, kami (GM Mobil) mampu bertahan dan tumbuh bisnisnya hingga saat ini,” ungkap Frankie.
Selama dua dekade, GM Mobil terus berinovasi dan berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Lalu, bagaimana dan layananapa yang diberikan kepada pelanggan sehingga pelanggan loyal?
Dikatakan Frankie, konsumen tidak perlu khawatir soal spareparts, kami sudah mempunyai pengalaman 20 tahun. GM Mobil satu-satunya perusahaan distributor kendaraan asal Tiongkok yang tidak berubah (Satu merek FAW).
“Jadi, konsumen tidak perlu takut dan kawatir terutama soal ketersediaan spareparts. Kami telah menyiapkan spareparts-nya, bahkan kami telah mempersiapkan gudang spareparts yang siap melayani kebutuhan pelanggan di seluruh Indonesia,” katanya.
Layanan purnajual dan ketersediaan spareparts
Tantangan memegang kendaraan Tiongkok sudah kami “tak lukkan”, mulai dari spareparts yang tidak sesuai hingga image brand Tiongkok yang kurang diminati pelanggan di Indonesia. “Tetapi dengan komitmen kami, memberikan improve kepada principal (FAW) dapat kepercayaan tinggi dari pihak FAW. Sehingga untuk spareparts yang kami pesan sudah sesuai dengan kebutuhan unit yang ada di Indonesia,” jelas Frankie.
“Sekali lagi konsumen FAW di Indonesia tidak perlu kawatir karena GM Mobil telah menyiapkans pareparts yang dibutuhkan pelanggan di Indonesia, tak terkecuali pelanggan di sektor industri sawit,” imbuhnya.
Selain itu, kata Frankie pihaknya juga memiliki tim support after sales (layanan purnajual) yang tersebar di Indonesia. Saat ini sudah ada 21 kantor cabang serta 9 service center, dan akan terus bertambah sejalan dengan populasi unit (truk).
“Kenapa akan terus bertambah? Kami ingin konsumen dapat produk bagus dan mendapatkan layanan purnajual yang optimal sehingga konsumen tidak kawatir. Konsumen butuh mekanik dan spareparts bisa terlayani dengan cepat,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pihak GM Mobil telah menyediakan beragam spareparts yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang ada di lapangan. Misalnya untuk wilayah sentra sawit, misalnya sparepart suntuk unit type truk 4x4 atau 6x4.
“Kami sediakan sesuai dengan kebutuhannya, karena ini akan menunjang kelancaran bisnis konsumen. Stok spareparts juga sudah bisa dilihat secara langsung dimasing-masing kantor cabang. Ini akan memudahkan konsumen untuk mencari kebutuhan konsumen,” ungkap Frankie.
(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 162)














