• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

Baru Dua Bulan Berdiri, HIPKASI Miliki 1.850 Anggota dari Kalangan Profesional Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Himpunan Profesional Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI) bergerak cepat merangkul kalangan profesional sawit untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto di bidang swasembada pangan dan energi. Komitmen ini disampaikan Syarif Rafinda, Ketua Umum HIPKASI saat memberikan sambutan Dialog Profesional Sawit Indonesia dan juga Pengukuhan Pengurus HIPKASI di Jakarta, Sabtu (16 November 2024).

“HIPKASI sebagai organisasi yang mewadahi profesional di sektor kelapa sawit, sangat menyadari pentingnya peranan professional alam mendukung pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, inovatif, dan berdaya saing global. Industri ini merupakan tulang punggung ekonomi nasional, menyediakan lapangan pekerjaan, mendukung kesejahteraan jutaan petani, serta menjadi sektor strategis dalam menopang swasembada energi dan pangan yang sedang diperjuangkan oleh pemerintah,” ujar Syarif Rafinda.

Walaupun baru berdiri pada 30 Agustus 2024, HIPKASI telah memiliki 1.850 anggota aktif dan juga didukung 10 Dewan Pimpinan Wilayah yang sudah aktif antara lain DPW Kalimantan Timur, DPW Kalimantan Barat, DPW Kalimantan Tengah, DPW Kalimantan Selatan, DPW Kalimantan Utara, DPW Sumatera Utara, DPW Bengkulu, DPW Sumatera Selatan, DPW Lampung, dan DPW Riau.

“Jumlah anggota kami akan terus bertambah lagi. Saat ini ada calon anggota yang dalam proses verifikasi persyaratan,” kata Syarif.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Sofyan Djalil (Menteri ATR/BPN Periode 2016-2022), Heru Tri Widarto (Plt. Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI), dan Ardi Praptono (Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Tanaman Palma Kementerian Pertanian RI).

Sofyan Djalil mengapresiasi kehadiran HIPKASI yang diharapkan dapat membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain di tengah tantangan industri sawit yang luar biasa. Indonesia memiliki beragam komoditas yang dulu luar biasa hebat tetapi sekarang mengalami penurunan. Tetapi sekarang tinggal kelapa sawit yang mempunyai beragam produk turunan.

Heru Tri Widarto mengapresiasi kehadiran HIPKASI sebagai organisasi professional planters untuk memberikan masukan kepada pemerintah berkaitan kebijakan tata kelola sawit untuk dilanjutkan lebih baik dan membangun masa depan sawit berkelanjutan.

Dialog dan kegiatan pengukuhan ini didukung oleh PT Pascal Biotech Indonesia, PT Nufarm Indonesia, PT Tribuana Solusi Inovasi Teknologi, PT Nousindo Nusantara Agri, dan PT Prima Tata Daya.

Artikel Terkait