• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Wahana Safety Catat Penjualan Puluhan APD pada Hari Pertama SIEXPO 2026

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - PT Wahana Safety Indonesia mencatat penjualan puluhan alat pelindung diri (APD) pada hari pertama penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di SKA Coex, Pekanbaru, Kamis (6 Agustus 2026). Peningkatan penjualan ditopang antusiasme pengunjung serta program potongan harga khusus selama pameran.

Business Development Manager PT Wahana Safety Indonesia Bobby Suhaimi mengatakan respons pengunjung pada pembukaan SIEXPO cukup positif. Perusahaan memberikan diskon khusus selama pameran sehingga mendorong transaksi berbagai produk keselamatan kerja.

"Antusiasmenya cukup bagus pada pembukaan SIEXPO. Kami juga memberikan program diskon khusus selama pameran sehingga cukup banyak produk yang terjual pada hari pertama," ujarnya, Kamis (6 Agustus 2026).

Bobby mengatakan perusahaan yang telah beroperasi selama 26 tahun itu berfokus pada penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk berbagai sektor industri. Selama ini, pasar utama perusahaan berasal dari sektor minyak dan gas serta pertambangan, sementara segmen perkebunan sawit mulai menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, meningkatnya aktivitas industri sawit membuka peluang permintaan APD yang lebih besar, baik dari perusahaan maupun pelaku usaha perkebunan.

"Industri sawit terus berkembang sehingga kami mulai lebih aktif mengikuti pameran-pameran di sektor ini. Kami melihat prospeknya semakin baik," katanya.

Dia menuturkan produk yang paling banyak diminati pelaku perkebunan antara lain helm keselamatan dan masker. Penggunaan APD dinilai penting mengingat pekerja perkebunan menghadapi berbagai risiko, mulai dari tertimpa tandan buah segar (TBS), terkena duri sawit, hingga paparan bahan kimia saat proses pemupukan dan penyemprotan.

"Sebetulnya sudah banyak perusahaan perkebunan yang membeli APD ke kami, seperti masker dan helm keselamatan. Risiko di lapangan cukup tinggi sehingga perlindungan pekerja menjadi penting," ujarnya.

Bobby mengatakan penerapan APD di sektor perkebunan sawit masih menghadapi tantangan. Kendati sejumlah ketentuan mengenai keselamatan kerja telah tersedia, menurutnya masih diperlukan pedoman teknis yang lebih rinci agar penggunaan APD sesuai dengan jenis pekerjaan dan risiko di lapangan.

“Untuk sawit, kami berharap ke depan ada aturan yang lebih jelas sehingga kesadaran perusahaan maupun pekerja terhadap keselamatan kerja semakin meningkat," katanya.

Bobby menambahkan pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada perusahaan perkebunan mengenai pentingnya penggunaan APD yang sesuai dengan karakteristik pekerjaan di lapangan.

Sebagai distributor APD, Wahana Safety Indonesia memasok berbagai perlengkapan keselamatan kerja, mulai dari helm, masker, pelindung mata, sarung tangan, hingga sepatu keselamatan. Sebagian produk diimpor dari sejumlah negara, seperti Jepang, Amerika Serikat, Eropa, dan China, sementara perusahaan juga memiliki fasilitas produksi dalam negeri untuk beberapa jenis sepatu keselamatan dan sarung tangan.

Dia mengatakan kebutuhan APD berbeda-beda sesuai standar yang diterapkan masing-masing perusahaan. Sejumlah pelanggan, misalnya, memilih produk yang memenuhi standar keselamatan Jepang karena menyesuaikan kebijakan internal perusahaan.

Melalui partisipasi dalam SIEXPO 2026, perusahaan berharap kesadaran pekerja dan pelaku usaha perkebunan terhadap pentingnya keselamatan kerja terus meningkat seiring pertumbuhan industri sawit nasional.

"Harapan kami, pekerja sawit semakin sadar akan pentingnya melindungi diri saat bekerja. Dengan perlindungan yang baik, produktivitas industri juga dapat terus meningkat," kata Bobby.

Wahana Safety Indonesia saat ini melayani kebutuhan APD untuk berbagai sektor industri melalui jaringan kantor dan cabang yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia. Perusahaan memiliki jaringan operasional di Jakarta, Cikarang, Palembang, Balikpapan, Banjarbaru, Surabaya, dan Batang. Kehadiran jaringan tersebut ditujukan untuk memperkuat distribusi produk keselamatan kerja sekaligus mendekatkan layanan kepada pelanggan di berbagai kawasan industri dan perkebunan.

Artikel Terkait