Jakarta, SAWIT INDONESIA - Usai mengadakan kegiatan ‘Workshop Penguatan Kemitraan dan Kelembagaan Perkebunan Sawit Rakyat Provinsi Jawa Timur’, dan mendapat apresiasi dari Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M, perwakilan dari APKASINDO menindaklanjuti dengan agenda lain.
Agenda tersebut yaitu menemui Bupati Sanusi untuk menyampaikan beberapa hal di antaranya pendampingan kepada petani sawit di Malang agar bisa mendapatkan dana (untuk identifikasi dan verifikasi kelapa sawit)dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), serta rencana penandatanganan MoU kemitraan dengan PT Arum Madani dengan petani kelapa sawit Malang, Blitar, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung dan Kediri. Serta, rencana akan didirikannya SMK Kelapa Sawit Binaan PBNU Malang.
Wasekjen DPP APKASINDO, Suhendrik menyampaikan pertemuan yang dilakukan di rumah dinas Bupati Malang, dengan menyampaikan beberapa rencana agenda sebagai tindak lanjut dari kegiatan workshop.
“Kami menginginkan petani sawit yang ada di Jawa Timur juga mendapatkan akses ke pemerintah pusat terutama BPDPKS. Dan, menjalin kerjama petani sawit yang ada di Jawa Timur, agar terjalin kemitraan dengan perusahaan. Serta rencana mendirikan sekolah kejuruan yang khusus Perkebunan kelapa sawit. Dan, pada kesempatan itu juga menyerahkan buku sawit dan profil APKASINDO ke Bupati Sanusi, sebagai kenang-kenangan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia.com, pada Senin (22 Juli 2023).
Pada kesempatan sebelumnya, terkait dengan kegiatan ‘workshop Penguatan Kemitraan dan Kelembagaan Perkebunan Sawit Rakyat Provinsi Jawa Timur’, Suhendrik mengutarakan dengan kegiatan tersebut diharapkan petani sawit Jawa Timur dapat mempertahankan dan merawat kebun sawitnya.
“Dan, dapat menumbuhkan UMKM hilirisasi produk kelapa sawit yang memang sangat cocok sekali dengan Kabupaten Malang sebagai kota wisata,” katanya, yang dikutip dari sawitindonesia.com.
Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Bupati Sanusi saat menyampaikan sambutan, pada Jum,at (19 Juli 2024), kegiatan (Workshop Penguatan Kemitraan dan Kelembagaan Perkebunan Sawit Rakyat Provinsi Jawa Timur) diharapkan mampu menjadi forum strategis dalam rangka menjembatani komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di antara kita sekalian, sehingga dapat membawa manfaat dan perubahan positif menuju industri kelapa sawit yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi semua pihak.






