• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

Uni Eropa Melunak Soal Sawit, IEU-CEPA Buka Jalan Ekspor RI ke Pasar Eropa

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa Uni Eropa mulai melonggarkan sikapnya terkait larangan impor sejumlah komoditas pertanian, seperti kelapa sawit, kakao, kopi, kedelai, karet, dan kayu yang sebelumnya dinilai memicu deforestasi. Larangan tersebut sempat diatur dalam regulasi Uni Eropa bertajuk European Union Deforestation Regulation (EUDR).

Menurut Budi, keberhasilan Indonesia dan Uni Eropa menyepakati perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) membawa banyak keuntungan. Selain memperluas akses pasar, kesepakatan ini juga memangkas hambatan dagang yang selama ini menjadi kendala, termasuk soal EUDR.

“Setelah IEU-CEPA selesai, semuanya jadi lebih melunak. Mudah-mudahan ke depan semakin longgar,” ujar Budi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025).

Kementerian Perdagangan mencatat total nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa sepanjang Januari–Juli 2025 mencapai US miliar, naik 4,34 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Implementasi IEU-CEPA disebut mampu menghapus hingga 98 persen tarif, mendorong ekspor nasional, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru.

Budi menargetkan perjanjian dagang ini bisa dijalankan mulai tahun depan. “Kalau akhir tahun ini bisa selesai, tahun depan kita harapkan sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Sebelumnya, penandatanganan kesepakatan substansial IEU-CEPA dilakukan di Bali pada Selasa (23/9), antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Presiden Komisi Eropa untuk Keamanan Ekonomi Maroš Šefčovič.

Airlangga menyebut kerja sama ini menjadi momentum penting. “Sudah saatnya hubungan perdagangan kita berkembang lebih bebas, adil, dan positif. Presiden Prabowo berharap kesepakatan ini dapat menjadi game changer di pasar global. Dengan kolaborasi, Indonesia dan Uni Eropa bisa mendorong pertumbuhan signifikan, baik di kawasan Eropa maupun Indo-Pasifik,” ujarnya.

Artikel Terkait