• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

ULM Terima Beasiswa Sawit Rp6 Miliar untuk Cetak SDM Perkebunan Berkualitas

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mencatat prestasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan. Kampus yang berbasis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, itu resmi menerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) senilai Rp6 miliar. Dana tersebut akan diberikan kepada 30 mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian ULM.

Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap ULM sebagai salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang memenuhi kriteria untuk menyelenggarakan beasiswa sawit. Sebelum penetapan, BPDPKS telah melakukan proses seleksi dan evaluasi terhadap berbagai proposal yang diajukan.

“Tahun ini ULM mendapat amanah untuk menyelenggarakan beasiswa sawit bagi satu angkatan mahasiswa. Ini menjadi kesempatan besar bagi kampus dan mahasiswa untuk berkontribusi pada pengembangan sektor kelapa sawit,” kata Alim dilansir Antara, Selasa (19/8/2025).

Beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga mencakup uang saku, biaya hidup, hingga bantuan transportasi. Dengan demikian, mahasiswa penerima beasiswa dijamin dapat fokus menempuh pendidikan hingga lulus sarjana tanpa terbebani masalah pembiayaan.

Prof Alim menegaskan, tujuan utama program ini adalah menyiapkan SDM unggul yang mampu mendukung industri perkebunan kelapa sawit nasional. Mengingat sawit merupakan salah satu sektor strategis penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia, kehadiran lulusan yang kompeten dari perguruan tinggi menjadi kebutuhan mendesak.

“Harapannya, lulusan penerima beasiswa ini bisa langsung terserap di dunia industri, khususnya perkebunan dan agribisnis, sehingga kontribusi mereka nyata terhadap kemajuan sektor sawit,” tambahnya.

Dengan adanya beasiswa ini, ULM tidak hanya memperkuat peran sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak tenaga profesional di bidang perkebunan berkelanjutan.

Artikel Terkait