• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Terpilih Sebagai Duta UKMK Sawit 2025, Loiuisa: Sebarkan Kebaikan Sawit dan Lawan Kampanye Hitam Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa INSTIPER Yogyakarta minat Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS) Program Studi Agroteknologi. Kali ini, prestasi diraih oleh Loiuisa da Marilac Nona Sin Moi Raro, mahasiswa angkatan 2022, yang telah berhasil meraih juara 2 Putri dalam ajang Pemilihan Duta UKMK Sawit DIY 2025.

Diketahui, Duta UKMK Sawit merupakan mahasiswa yang terpilih untuk mengampanyekan kebaikan kelapa sawit. Duta ini, dipilih melalui proses seleksi yang diselenggarakan oleh Politeknik LPP Yogyakarta bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dalam prosesnya, peserta mengikuti serangkaian kegiatan di Palm Oil Youth Camp yang merupakan rangkaian kegiatan pemilihan Duta UKMK Sawit.

Loiuisa merupakan gadis timur yang berasal dari Bajawa, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sejak kelas 3 SD Loiuisa mengikuti orang tuanya tinggal di Kalimantan Barat karena orang tuanya bekerja di salah satu perusahaan sawit.

Loiuisa sapaan akrab Loiuisa da Marilac Nona Sin Moi Raro menjelaskan, daerah asalsaya memangbukan merupakan daerah sentra kelapa sawit.

“Namun sejak kecil saya tinggal di daerah perkebunan kelapa sawit karena orang tua kerja di perusahaan sawit. Saya ingin lebih mengenal industri kelapa sawit serta berkontribusi didalamnya,” jelasnya.

“Dari situlah motivasi saya kuliah mengambil minat SPKS di INSTIPER dan mengikuti ajang Pemilihan Duta UKMK Sawit DIY 2025. Sebagai Duta UKMK Sawit memiliki tugas utama untuk mengampanyekan kebaikan kelapa sawit dan melawan kampanye hitam sawit,” imbuh Loiuisa.

Sebagai Duta Sawit, Louisa mengampanyekan kebaikan sawit dengan mengenalkan bahwa produk kelapa sawit bukan hanya minyak goring. Tetapi dapat menghasilkan beragam produk turunan kelapa sawit seperti kosmetik, eskrim, bahkan bisa menjadi sumber energi seperti biosolar.

“Kesan saya mengikuti kompetisi Duta UMKM Sawit merupakan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Selama proses kompetisi, saya tidak hanya mendapatkan wawasan baru tentang industri kelapa sawit dan peran strategis UMKM dalam mendorong perekonomian lokal, tetapi juga saya belajar bagaimana menjadi representasi yang baik bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sektor kelapa sawit,”ungkap Loiuisa.

Sebagai informasi, ajang pemilihan Duta UKMK Sawit 2025 diumumkan dalam acara Grand Final pada Selasa (18 Februari 2025). sebelumnya Loiuisa sudah melewati beberapa tahap dari seleksi administrasi lalu tes wawancara dan youth camp di Banten selama satu pekan. Pada kegiatan Palm Oil Youth Camp tersebut peserta mengikuti serangkaian kegiatan coaching class, leadership, training, dan sharing session tentang industri kelapa sawit dan berbagai produk turunan kelapa sawit serta dikenalkan dengan berbagai UKMK yang mengolah kelapa sawit. Peserta mengikuti kegiatan tersebut di dua tempat yaitu Banten dan Yogyakarta.

Artikel Terkait