Rokan Hulu, SAWIT INDONESIA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengintervensi upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau melalui penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah konkret ini difokuskan di empat kabupaten sasaran—Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir—guna mendongkrak kualitas kesehatan serta gizi ibu dan anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Riau berada pada angka 20,1 persen. Sementara itu, data Aplikasi Sigizi Kesga Kementerian Kesehatan per Triwulan II-2026 mencatat sebanyak 535 balita insiden stunting di Kabupaten Rokan Hulu.
Guna memastikan penyaluran tepat sasaran, program diintegrasikan melalui delapan puskesmas di empat kabupaten tersebut. Bantuan tahap awal disalurkan kepada 200 penerima manfaat berupa paket nutrisi komplit (susu pertumbuhan anak, susu ibu hamil, dan vitamin) yang didampingi dengan edukasi kesehatan gizi keluarga.
Poin-poin utama apresiasi Pemkab, komitmen berkelanjutan BUMN, serta skema kolaborasi daerah meliputi:
- Apresiasi Pemkab Rokan Hulu: Staf Ahli Bupati Rokan Hulu, Margono, S.Sos, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata Agrinas Palma Nusantara. Menurutnya, sinergi antara BUMN, tenaga kesehatan, dan Pemkab sangat krusial dalam mempercepat target penurunan angka stunting di daerah.
- Investasi Generasi Masa Depan: Kepala Divisi Humas dan TJSL PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mochammad Gatut Mukti Wirawan, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul dan berkualitas.
- Penguatan Sinergi Lapangan: Perwakilan CRO Riau 3 PT Agrinas Palma Nusantara, Jefridin Tambusai, menekankan bahwa kunci keberhasilan program terletak pada keberlanjutan edukasi gizi keluarga dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.
Melalui integrasi layanan puskesmas dan pemberian bantuan gizi terarah, Agrinas Palma Nusantara berkomitmen mengawal pembentukan generasi sehat masa depan di Bumi Lancang Kuning secara berkesinambungan.
Sumber: riau.antaranews.com














