Pekanbaru, SAWIT INDONESIA – Konferensi SIEXPO 2024 membahas ancaman punahnya sawit akibat Ganoderma. Penyakit yang menyerang akar tanaman sawit ini kian mengancam kesehatan perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Dampaknya tidak main-main, dengan luas perkebunan kelapa sawit milik petani yang terimbas ganoderma mencapai 46.767 hektare. Sumatra paling terdampak, dengan luas 34.000 hektare menurut catatan Kementerian Pertanian.
Karena itulah, Konferensi SIEXPO 2024 akan menampilkan topik bertemakan “ Strategi Pengendalian Ganoderma Secara Terstruktur, Sistematis, dan Komprehensif” yang berlangsung di Pekanbaru Convention and Exhibition (Ska Co-ex),l pada 8 Agustus 2024 .
Sesi Konferensi ini akan menampilkan tiga narasumber antara lain Indra Syahputra (Head of Seeds Production and Laboratories PT Socfindo), Ir. Henny Herdajanti (Praktisi Perlindungan Hama Penyakit), dan Heri Dwi Basuki (Founder PT Mitra Sukses Agrindo).
Henny Hendarjanti menjelaskan akan memberikan kejutan di sesi diskusi mengenai ganoderma yang belum pernah disampaikan dalam event lain.
“Nanti akan ada kejutan dari presentasi saya. Saya akan tekankan keberhasilan pengendalian ganoderma dengan agens pengendali hayati,” ujarnya.
SIEXPO 2024 ini akan mengambil tema “Kemitraan, Konsistensi Dan Strategi Penguatan Produktivitas Industri Sawit Indonesia” sebagai bagian dari kontribusi gagasan serta pemikiran untuk menjaga keberlanjutan Indonesia sebagai produsen utama CPO dunia.
“Di tahun ini, Majalah Sawit Indonesia kembali mengadakan Sawit Indonesia Expo(SIEXPO) and Conference 2024 dengan format kegiatan berupa pameran dan konferensi yang akan dihadiri pelaku industri sawit dari kalangan perusahaan, petani, akademisi, pelaku UKM, Santri, Pesantren, dan perguruan tinggi,” ujar Ketua Panitia Pelaksana SIEXPO 2024, Qayuum Amri.
Selain pameran, dijelaskan Qayuum, akan ada konferensi yang berlangsung selama tiga hari untuk membahas isu berkaitan kemitraan, Bursa CPO, ISPO, produktivitas sawit, pengendalian ganoderma, mekanisasi, teknologi pabrik sawit, dan hilirisasi smallholder. Pembicara yang hadir adalah narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing.
2nd Sawit Indonesia Expo and Conference 2024 dijadwalkan akan dibuka oleh Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Forkompida lainnya. Selain itu akan dihadiri Kapolda Riau, Danrem Wira Bumi, Kajati Riau, dan Bupati se-Riau.
Tertarik mengikuti Konferensi SIEXPO 2024 dapat mendaftar biaya kepesertaan sebesar Rp 2 juta untuk 3 hari dan menghubungi Ibu Ratih (0878-7555-4493).














