Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Sebanyak 15 truk Shacman X 3000 laku terjual di acara 2nd Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO 2024) yang berlangsung dari 8-10 Agustus di Ska Co-Ex Pekanbaru, Riau.
Head of Finance PT Anugerah Multi Globalindo Derrick Anugerah yang membeli belasan truk Shacman itu mengaku melakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli truk pabrikan China itu.
“Setelah kita survei, lihat mesinnya, interiornya lumayan unggul, kami putuskan ambil 15 unit. Kami PT ANB juga udah mendengar respon dari pengguna Shacman dari Sulawesi hingga Kalimantan dan lain lain. Itu jadi salah satu alasan sih buat kita ngorder lagi,” ujarnya kepada Sawit Indonesia, Sabtu (10/8/2024).
Direktur Cemerlang Group Dirmanto Chang, distributor Shacman, mengatakan truk yang sudah dibeli tersebut nantinya akan dikirim lewat dua tahap. Dia mengatakan keunggulan truk ini cocok untuk kondisi jalan di Kalimantan dan Sumatera.
“Ini truk terbaru dan sangat diminati. Karena semua desain dan interiornya up to date, sudah digital, lampunya LED. Safety dan suspensinya lebih nyaman, house powernya tinggi, muatannya bisa 30-35 ton,” ujarnya.
Kepada pengguna Shacman, dia juga mengatakan tidak perlu khawatir karena tersedia cuku cadang lengkap karena ada ware house Shacman di Pekanabaru dan juga di Jakarta.
“Kita ada garansi 1 tahun mesin tanpa limit kilometer,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan strategi MC Group untuk memasarkan produknya di sektor perkebunan sawit.
“MC Group dari TB Global Group juga punya produk lainnya di agriculture kayak drone untuk pemupukan dan pestisida. Ada alat berat juga di bawah PT BCTN dealer Liugong. Nah untuk pengangkutannya ada truk Shacman. Satu link ekosistem yang diciptakan. One stop solution,” terangnya.
Menurutnya, pada pameran kali ini 10 excavator Liugong dan 3 drone dari TB Global juga sudah laku.
“Mudah-mudahan hari terakhir ini lebih banyak lagi yang terjual,” ucapnya.
“Saya lihat kedua ini lebih baik dibanding tahun lalu dan ini jauh lebih banyak pengunjungnya. Saya harap event event lebih sering dilaksanakan, karena Pekanbaru ini jadi barometer sawit,” tambahnya.
Selama setahun ini, dia mengatakan sudah 800 unit truk MC Grup terjual untuk pelanggan di sektor sawit dan Batu Bara.














