• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

SAWITPRO Dukung Desa Manfaatkan Teknologi Digital

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Perusahaan agri teknologi (SAWITPRO) menyambut baik upaya Badan Permusyarrtan Desa (BPD) salah satu desa di Kabupaten Muaro Jambi yang tengah berencana membentuk Komunitas Digital Desa Program Desa Cerdas.

Upaya tersebut dilakukan oleh BPD Desa Parit, Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Musyawah pembentukan Komunitas Digital Desa diihadiri perwakilan dari seluruh lembaga-lembaga desa, komunitas, dan kelompok strategis lainnnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian implementasi Program Desa Cerdas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kementerian Desa PDTT), pada

Satria Khresna Wardhana, selaku Head of Smallholder Management, SAWITPRO mengungkapkan pihaknya menyambut baik upaya dari BPD Desa Parit yang sedang membentuk Komunitas Digital Desa, Program Desa Cerdas.

"Ini sejalan dengan aplikasi yang telah kami kembangkan. Dalam aplikasi SAWITPro banyak fitur fitur yang dapat dirasakan secara langsung manfaatnya untuk petani sawit di desa Parit. Antara lain terdapat fitur kalkulator pupuk yang dapat memperhitungkan penggunaan pupuk yang efisien dan efektif per tanaman, jurnal perhitungan produktifitas dan analisa keuntungan usaha tani sawit, konsultasi terkait budidaya tanaman sawit, pergerakan harga sawit dan fitur fitur lainnya," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia, pada Kamis (6 Juni 2024).

""SawitPRO berkomitmen untuk memajukan ekosistem dalam industri sawit baik itu petani, agen, pekerja dan agen," imbuh Satria.

Ketua BPD Parit, Sholihin, pihaknya bersama pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat Parit siap mensukseskan Program Desa Cerdas.

“Kami bersama Pemerintah Desa, dibantu Duta dan Kader Digital Desa siap mensukseskan Program ini. Melalui Musyawarah Desa mufakat membentuk Ruang Komunitas Digital Desa dan Tim Pengelolanya. Setelah Pembentukan ini diharapkan masyarakat mendapat edukasi tentang digitalisasi dan pemanfaatan teknologi internet,” harapnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Parit, Muhammad Aman mengatakan, program Desa Cerdas diharapkan menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat. "Untuk memanfaatkan teknologi internet agar melek digital dan punya akses informasi yang luas supaya mampu meningkatkan taraf hidup," katanya.

Sebagai informasi, melalui Surat Keputusan Badan Pengembangan Informasi Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 66 Tahun 2023, ditetapkan 1650 Desa sebagai Lokus Program Desa Cerdas. Dalam SK tersebut Kabupaten Muaro Jambi mendapat kuota 15 Desa Lokus, salah satunya Desa Parit.

Duta Digital Kementerian Desa PDTT untuk Kabupaten Muaro Jambi selaku Pendamping Teknis Program Desa Cerdas, Muhamad Azli menyampaikan musyawarah desa pembentukan Komunitas Digital Desa adalah rangkaian implementasi dari Program Desa Cerdas.

"Setelah sebelumnya ditunjuk satu orang Kader Digital Desa yang di SK-kan oleh Kepala Desa, kemudian di awal bulan mei yang lalu Kader Digital Desa telah mengikuti Bimbingan Teknis selama 10 hari di Jakarta,” jelasnya.

Lebih Lanjut, Azli menguraikan musyawarah desa bertujuan membentuk Ruang Komunitas Digital Desa dan Tim Pengelolanya. "Hal ini, sesuai Petunjuk Teknis Program Desa Cerdas yang diatur melalui Keputusan Menteri Desa PDTT RI Nomor 55 tahun 2024 tentang Panduan Umum Pengembangan Desa Cerdas, Komunitas Digital Desa itu harus dibentuk melalui mekanisme Musdes,” urainya.

“Dalam Juknis Pengembangan Program Desa Cerdas, nantinya Tim Pengelola RKDD akan melakukan orientasi dan rapat perencanaan Program Kegiatan. Kita berharap Tim RKDD dapat menghasilkan ide kreatif dan inovatif dalam melaksanakan Program Kegiatan, tentunya dapat bermanfaat secara luas bagi masyarakat Desa Parit,” pungkas Azli.

Dukungan agar petani menggunakan aplikasi petani SawitPRO, disampaikan Muhammad Aman. Ia telah menggunakan aplikasi ini dan merasakan manfaat untuk memonitor lahan sawit dan mempelajari perkembangan informasi informasi yang dibutuhkan dunia industri sawit.

"Kehadiran aplikasi petania SawitPRO dinilai sejalan dengan program Desa Cerdas terutama dalam hal penerapan teknologi menciptakan Petani Sawit Digital di Desa Parit," ungkapnya.

Artikel Terkait