Bila ada bencana Alam, sawit adalah musuh yang mudah diserang. Sawit dituduh sebagai penyebab deforestasi, simbol kerakusan investasi asing, biang kerusakan lingkungan, dan deforestasi.
Sawit dan turunannya digunakan 24 jam tapi sayang pohonnya dibenci tapi produknya dipakai. Sampai-sampai "sampah" CPO dalam kolam (POME) jadi rebutan untuk Energi Baru.
Siapa yang benci pohon sawit ? Miris memang, ternyata bukan hanya oleh aktivis luar negeri, namun juga sebagian masyarakat kita sendiri.
Boleh ditanya ke AI atau Mr Google, minyak sawit menjadi satu-satunya minyak nabati di dunia yang memiliki tata kelola dan sistem sertifikasi berkelanjutan.
Hanya minyak? Sawit yang kita kenal sampai saat ini, ternyata bukan hanya menghasilkan minyak, akan tetapi yang terbesar adalah biomassa.
Jadi ? Buatlah kebun sawit secara lebih bertanggung jawab – dengan mengakhiri deforestasi, melindungi satwa liar dan habitatnya, serta memperlakukan masyarakat setempat secara adil – maka minyak sawit dapat menjadi tanaman yang berkelanjutan. Insya Allah.






