• Jumat, 2 Oktober 2026
Berita Terbaru

PT Teladan Prima Agro Tbk Menyelenggarakan Seminar Anti Korupsi

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - PT Teladan Prima Agro Tbk atau TPA telah menyelenggarakan seminar anti korupsi yang dihadiri oleh karyawan secara daring pada Jumat 29 November 2024. Acara ini merupakan Teladan Talks episode ketiga yang mengusung tema “Stop Korupsi: Penerapan Anti Korupsi, Anti Penyuapan dan Praktek Perilaku Usaha Beretika”.

Teladan Talks kali ini menghadirkan pembicara Dr Yenti Garnasih SH MH, seorang pakar hukum pidana dan tindak pidana dan pencucian uang. Yenti mengatakan perilaku anti korupsi sangat penting untuk diimplementasikan dalam kegiatan berusaha, agar menjadi perusahaan yang sehat di mata hukum karena menandakan punya tata kelola yang kuat.

Perusahaan yang “bersih” menurut Yenti akan mempunyai reputasi yang baik bagi stakeholders termasuk investor, sehingga dapat menarik aliran modal/investasi yang berguna untuk pengembangan perusahaan. Oleh karena itu, budaya anti korupsi harus dilaksanakan oleh seluruh karyawan sebagai cerminan perusahaan, baik karyawan di level bawah maupun level atas.

“Korupsi bukan sekadar kerugian negara, tetapi lebih kepada perbuatan busuk, tidak jujur, melanggar hukum, dan bertujuan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain,” kata Yenti.

Sebagai karyawan, kata Yenti penting untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap tindakan. Dengan menolak segala bentuk korupsi, seperti suap, manipulasi data, penyalahgunaan wewenang dan lain sebagainya, maka tidak hanya melindungi reputasi perusahaan tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang adil dan sehat.

Untuk itu, dari sisi Perusahaan harus benar-benar menerapkan International Organization for Standardization (ISO) 37001 sebuah standar yang dirilis sejak 2016, yang mengatur tentang sistem manajemen anti penyuapan. Melalui sistem yang baik, maka perusahaan dapat melakukan pengawasan penerapan anti korupsi di lingkungan kerja dengan lebih terarah.

Sumber: teladanprima.com

Artikel Terkait