• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

Peringati Hari Disabilitas Internasional PT Sahabat Mewah dan Makmur Kunjungi SLB Negeri Manggar

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), anak usaha PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) yang berlokasi di Kabupaten Belitung Timur mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Manggar di Manggar, Kabupaten Belitung Timur pada 13 Desember yang lalu.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif, SMM melalui program LKS Bipartit berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut, dengan tujuan memberikan inspirasi dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih ramah bagi semua.

Rombongan tim SMM diterima dengan penuh keramahan oleh Kepala Sekolah SLB Negeri Manggar, Bapak Ari Mulyanto, beserta seluruh guru, staf, dan siswa. Kedatangan tim SMM semakin meriah dengan pertunjukan tari yang memukau dari para siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, sebagai bentuk penghormatan, General Manager SMM dan Ketua LKS Bipartit menerima buket bunga. Tidak hanya disambut dengan tarian meriah, para tamu juga dimanjakan dengan alunan musik gambus Melayu yang dibawakan oleh siswa-siswi. Lagu "Mak Inang" dan "Rentak Seratus Enam" yang dibawakan berhasil mengajak seluruh tamu untuk ikut bernyanyi.

Dalam sambutannya, Ari Mulyanto, S.Pd, Kepala SLB Negeri Manggar mengucapkan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh tim SMM.

“Terima kasih atas kunjungan dan perhatiannya. Anak-anak merasa sangat senang jika ada pihak dari luar yang berkunjung ke sekolah kami. Dengan adanya kunjungan ini, siswa-siswi di sekolah merasa diperhatikan dan memberi mereka kesempatan untuk berinteraksi dengan dunia luar. Disini kami diberi amanah untuk mendidik anak-anak kami untuk menggali potensi yang ada pada diri mereka, sehingga potensi tersebut dapat menjadi bekal mereka di kemudian hari. Semoga kunjungan ini bisa dilaksanakan kembali di tahun berikutnya,” ujar Ari Mulyanto, S.Pd.

SLB Negeri Manggar adalah satu-satunya sekolah khusus anak berkebutuhan khusus di Belitung Timur dan melayani siswa dari tingkat SD hingga SMA. Dengan jumlah siswa mencapai 117 anak, SLB Negeri Manggar didukung oleh 33 tenaga pendidik dan kependidikan. Selain pembelajaran akademik, sekolah ini juga memfasilitasi pengembangan bakat siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler, seperti musik, tari, dan keterampilan menjahit dan masih banyak kegiatan lainnya.

Pada saat memberikan sambutannya, Mukhlisuddin Nasution, General Manager SMM berterima kasih atas sambutan yang diberikan oleh SLB Negeri Manggar kepada rombongan. Bahkan, beliau tidak menyangka akan mendapat sambutan yang sangat meriah.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan. Kehadiran kami di sini disambut lebih meriah dari yang kami perkirakan. Sebagai bentuk dukungan kami terhadap dunia pendidikan, khususnya di SLB Negeri Manggar, kami berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang lebih erat. Kami terbuka untuk segala bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi sekolah," jelas Mukhlisuddin Nasution.

Senada dengan yang disampaikan oleh Mukhlisuddin Nasution, Ketua LKS Bipartit, Afliko Pandiangan juga mengapresiasi sambutan hangat dan meriah dari SLB Negeri Manggar.

“Sejalan dengan misi dari ANJ, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan alam, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan inklusif. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi kebahagiaan, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa LKS Bipartit tidak hanya bermanfaat bagi internal, namun dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, sesuai dengan nilai-nilai perusahaan kami.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap SLB Negeri Manggar, SMM memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah, penghargaan bagi siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah hingga tingkat provinsi dan nasional, serta membagikan alat tulis dan cemilan bergizi kepada seluruh siswa. Acara kunjungan ini diakhiri dengan suasana ceria, ketika tim LKS Bipartit memandu permainan interaktif yang melibatkan seluruh siswa, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.

Kunjungan ini mengingatkan kita bahwa pendidikan inklusif bukan hanya soal memberikan akses, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk berkembang. Semoga momen ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak kolaborasi yang berdampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Sumber: anj-group.com

Artikel Terkait