Kegiatan aksi berbagi bibit pohon oleh BEM ITS dan relawan mahasiswa ITS kepada pengunjung Taman Flora, Surabaya.
Di sisi lain, Renaldo Lazuardy dari Departemen Teknik Lingkungan dan Luh Gede Ayu Primayani dari Departemen Matematika selaku perwakilan relawan, mengatakan bahwa kegiatan kampanye ini sungguh bermanfaat bagi mereka maupun orang lain. “Seru banget, ini adalah pertama kalinya aku melakukan kegiatan secara offline,” ucap Renaldo saat melakukan aksinya sebagai relawan di Taman Flora. Pada hari kedua, BEM ITS dan para relawan melakukan penanaman pohon mangrove secara bersama-sama di Kebun Raya Mangrove. Menanggapi hal tersebut, salah satu relawan dari Departemen Statistika Bisnis, Putri Silvia Wardani mengaku senang karena bisa mendapatkan ilmu baru serta dapat menanam bibit Mangrove secara langsung. “Semoga masyarakat Surabaya dapat menjaga dan melestarikan semua tanaman,” tuturnya.Presiden BEM ITS, Ahmad Nailul Firdaus (kanan) ikut serta dalam penanaman bibit Mangrove di Kebun Raya Mangrove, Gunung Anyar.
Sementara itu, Staf Administrasi Kebun Raya Mangrove, Ani Shofiatun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menuai respon positif, baik dari masyarakat Kebun Raya Mangrove, maupun relawan mahasiswa ITS. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari BEM ITS,” tanggapnya. Terakhir, Ani berharap bahwa kegiatan ini dapat ditiru oleh masyarakat Surabaya dan institusi lain. Dengan begitu, kepedulian masyarakat Indonesia terhadap lingkungan dapat semakin meningkat, khususnya generasi milenial. “Saya berharap kegiatan ini terus berjalan sesuai semboyan kami, tiada hari tanpa menanam,” pungkasnya dengan penuh harap. Sumber: its.ac.id






