Jakarta, SAWIT INDONESIA – PT Mutuagung Lestari Tbk meraup pendapatan mencapai Rp308,84 Miliar sepanjang 2024, atau tumbuh 7,71% daripada tahun 2023 sebesar Rp286,70 Miliar. Informasi kinerja ini disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta pada 14 Maret 2025.
Sumber utama pendapatan berasal dari jasa uji laboratoriumyang mencapai Rp126,54 Miliar dan sertifikasi produk sebesar Rp98,49 Miliar.
Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan perseroan meningkat 12,4% menjadi Rp169,7 Miliar pada Januari-Desember 2024, daripada periode sama 2023 sebesar Rp150,94 Miliar. Faktor penyebab kenaikan beban pokok pendapatan berasal dari kenaikan komponen gaji dan tunjangan.
Namun, laba kotor perusahaan turun 2,46% jadi Rp139,11 miliar dibandingkan Januari-Desember 2023 sebesar Rp135,76 miliar.
Pada saat yang sama, beban usaha perseroan naik 16%, dari Rp84,12 miliar pada 2023, menjadi Rp97,51 miliar pada 2024. Hal ini mendorong laba usaha emiten berkode MUTU ini turun 24,4% jadi Rp41,5 miliar pada Januari-Desember 2024, dibanding Rp51,64 miliar pada Januari-Desember 2023.
Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 28,3% jadi Rp24,11 miliar pada Januari-Desember 2024, dibandingkan periode sama 2023 sebesar Rp30,9 miliar.






