• Selasa, 22 September 2026
Berita Terbaru

Pelatihan Budidaya Sawit, Wujud Komitmen BPDP - DITJENBUN – BPI Untuk Meningkatkan Produktivitas Pekebun Sawit Aceh

ACEH, SAWIT INDONESIA - Pada awal bulan September 2026, diselenggarakan pelatihan budidaya kelapa sawit untuk 192 pekebun asal Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan dilaksanakan di kota Banda Aceh menempati Hotel Mekkah dan Hotel Grand Nanggroe. Pelatihan Budidaya ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit rakyat.

Pelatihan Budidaya Sawit merupakan program pengembangan sumberdaya manusia (SDM) Perkebunan yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan mendapat dukungan teknis dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Sebagai penyelenggara pelatihan, BPDP mempercayakan kepada Best Planter Indonesia (BPI), lembaga pelatihan sawit yang telah menyelenggarakan kegiatan sejenis sejak tahun 2022 sampai sekarang.

Kegiatan berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 31 Agustus – 5 September 2026. Dalam kegiatan ini terlibat aktif tim pendamping dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur. Pendamping Dinas Kabupaten Kota dan Provinsi inilah sebelumnya mengusulkan nama-nama peserta pelatihan ke Ditjenbun, untuk kemudian Ditjenbun menerbitkan rekomendasi teknis (rekomtek) peserta pelatihan. Berdasarkan rekomtek inilah BPDP memberikan dana untuk pelaksanaan pelatihan.

Pelatihan Budidaya Sawit paling banyak peminatnya di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Timur. Total ada 703 orang yang terdaftar direkomtek sebagai peserta pelatihan. Pada gelombang 1 di awal September 2026 ini baru 6 kelas atau 192 orang yang mengikuti pelatihan. Di minggu selanjutnya, sudah menunggu peserta lain untuk mengikuti pelatihan Budidaya Kelapa Sawit.

Dalam pelaksanaan pelatihannya, BPI telah menyiapkan narasumber dari kalangan praktisi yang sebelumnya bekerja di Perusahaan sawit. Pengetahuan dan pengalaman sebagai praktisi inilah yang disampaikan kepada peserta pelatihan. Bukan lagi teori dan konsep yang disampaikan, melainkan tips dan trik jitu yang dilakukan semasa menjadi planter. Dengan demikian, peserta pelatihan lebih mudah dan lebih paham untuk cara mempraktekkannya dilapangan.

Semoga pelatihan budidaya ini memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi peserta. Terima kasih BPDP, Terima Kasih Ditjenbun, Terima kasih BPI.

Artikel Terkait