• Jumat, 2 Oktober 2026
Sajian Utama

Pascal Biotech Indonesia Dapat Penghargaan Kategori Inovasi Produk Microba Pengendali Serangan Ganoderma

PT Pascal Biotech Indonesia dianugerahi penghargaan kategori Inovasi Produk Microba Pengendali Serangan Ganoderma di ajang Sawit Indonesia Award 2024 yang berlangsung di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (12 Desember 2024).

Penghargaan ini diberikan lantaran PT Pascal Biotech Indonesia dinilai telah berkontribusi dalam pengendalian Ganoderma lewat produk Actino Plus berbahan aktif Bacteri Streptomyces Gano SA1 yang berfungsi mengendalikan serangan Ganoderma Boninense sebagai penyebab penyakit Busuk Pangkal Batang ditanaman Kelapa Sawit.

Di Indonesia, produk ini mulai dipasarkan oleh PT Pascal Biotech Indonesia sebagai perusahaan perwakilan dari Pascal Biotech Sdn Bhd pada Januari 2024. Direktur Utama PT Pascal Biotech Indonesia Miftachul Anwar menyampaikan ucapan terimakasihnya atas penghargaan dari Majalah Sawit Indonesia di ajang Sawit Indonesia Award 2024.

“Saya mengucapkan terimakasih atas penghargaan Sawit Indonesia Award 2024. Dengan ini saya berharap Ganoderma bisa dikendalikan produk PT Pascal Biotech Indonesia yaitu Actino Plus berbahan aktif Bacteri Streptomyces Gano SA1. Terimakasih,” ujarnya usai acara.

Untuk diketahui, produk Actino Plus merupakan representatif dari Pascal Biotech Sdn Bhd. Malaysia. PT. Pascal Biotech Indonesia atau Pascal Biotech Sdn Bhd. Malaysia yang bergerak di bidang pengendalian biokontro lyaitu untuk ganoderma.

Miftachul Anwar menjelaskan bahwa pendekatan dalam pengendalian Ganoderma ini menggabungkan ACTINO PLUS (Streptomyces Gano SA1 CFU 106), Agen Pengendalian Biologis (BCA) yang terbukti dan efektif, kedalam metode budidaya saat ini untuk sanitasi secara signifikan mengurangi kejadian penyakit.

Cara Aplikasi produk ini dibedakan untuk tahap pembibitan, penanaman, TBM, dan TM. Dalam kegiatan pembibitan, aplikasi produk ini sebesar 150 gr per pohon (tiga kali aplikasi pada umur tanaman 3, 6, dan 9 bulan dan 50gr setiap kali aplikasi. Kegiatan penanaman, aplikasinya sebesar 250 gr diaplikasikan dalam lubang tanam per pohon berusia 10 – 12 bulan.

Lalu untuk Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) yang berumur kurang dari 5 Tahun, aplikasi produk ini 300 gr per pohon (menggali tiga lubang sekitar pohon dan mendistribusikan 100 gr per lubang. Di Tanaman Menghasilkan (TM), aplikasinya berjumlah 600 gr per pohon (menggali tiga lubang sekitar pohon dan mendistribusikan 200 gr per lubang).

Dalam seleksi penerima penghargaan, pihak penyelenggara (Majalah Sawit Indonesia) didasarkan pada proses penilaian secara internal dengan masukan dari Dewan Redaksi Majalah Sawit Indonesia. Di antaranya informasi, komunikasi dan komitmennya, dan dilihat dari sisi bisnisnya. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi penerima penghargaan sepanjang tahun ini.

"Sebagai salah satu media yang fokus kepada produk dan teknologi industri kelapa sawit, kami melihat kerja keras dan produk terbaik PT Pascal Biotech Indonesia dalam mendukung kebutuhan produk pengendali Ganoderma diperkebunan sawit. Hasil survei dan penilaian terbuka dari tim pakar dan redaksi menempatkan PT Pascal Biotech Indonesia layak untuk mendapatkan penghargaan ini," pungkas Qayuum Amri Ketua Panitia Pelaksana Sawit Indonesia Award 2024 yang juga Pimpinan Redaksi Majalah Sawit Indonesia.

Artikel Terkait