• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Manfaatkan Teknologi Terkini, INSTIPER Yogyakarta Diganjar Penghargaan di 4th Sawit Indonesia Award 2025

Jakarta, SAWIT INDONESIA – INSTIPER Yogyakarta menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi yang menerima penghargaan pada ajang 4th Sawit Indonesia Award 2025. Hal tersebut sebagai pembuktikan dan pengakuan dari pihak luar yang menilai kampus tersebut memiliki komitmen dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan adaptif di sektor perkebunan, termasuk perkebunan sawit.

Di tahun ini, INSTIPER Yogyakarta menerima penghargaan (Sawit Indonesia Award) kategori Kampus Sawit Terbaik dalam Implementasi Teknologi Terkini. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, INSTIPER Yogyakarta, Dr. Ir. Adi Ruswanto,M.P, mewakili Rektor INSTIPER Yogyakarta, Dr. Harsawardana,M.Eng. Penghargaan yang diterima tahun ini menambahkan deretan penghargaan yang diterima INSTIPER Yogyakarta dengan berbagai kategori.

Diketahui, dikutip dari web resmi INSTIPER Yogyakarta, kampus ini merupakan perguruan tinggi swasta dengan core competence di bidang perkebunan, pertanian, dan perhutanan telah menyelenggarakan model pendidikan link and match melalui pola University-Industry Partnership. Pola dan model pendidikan juga terus dikembangkan berdasarkan kebutuhan industri perkebunan, pertanian, dan perhutanan sehingga menghasilkan lulusan yang unggul dibidangnya dan terserap di dunia kerja ataupun wirausaha.

Adi Ruswanto menyampaikan terima kasih telah memberikan penghargaan kepada INSTIPER Yogyakarta, dengan kategori Kampus Sawit Terbaik dalam Implementasi Teknologi Terkini.

“Ini adalah bentuk atau wujud pengakuan dari pihak luar. Sebagai penilaian dari apa yang telah dilakukan INSTIPER Yogyakarta, terutama dalam menyiapkan SDM di industri sawit di Indonesia,” ujarnya, usai acara 4th Sawit Indonesia Award 2025, di Jakarta, pada Selasa (16 Desember 2025).

Diungkapkan Adi, bahwa pihaknya dalam proses pembelarajan menggunakan atau memanfaatkan teknologi yang terus berkembang sejalan dengan perkembangan zaman. Misalnya, untuk saat ini pembelajaran telah dilengkapi dengan teknologi, salah satunya pengembangan teknologi digital untuk mendukung ekosistem pembelajaran.

“Bahkan, untuk menunjukkan kepada stakeholders di sektor perkebunan, pertanian dan kehutanan, belum lama ini, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-67 INSTIPER Yogyakarta, menggelar Pameran teknologi dan inovasi, di kampus yang dihadiri perusahaan sawit dan perwakilan dari pemerintah. Pameran ini merupakan wujud nyata dari transformasi INSTIPER yang tidak hanya mencetak SDM unggul di bidang perkebunan dan kehutanan namun turut serta mengembangkan teknologi terkini di bidang perkebunan dan kehutanan,” ungkapnya.

Pameran teknologi menampilkan booth transformasi INSTIPER yang memberikan visualisasi pengembangan eksosistem digital untuk mendukung pembelajaran. Selain itu, ada booth Pusat Riset dan Inovasi Drone & Remote Sensing (PRIDRS) yang menampilkan hasil riset dosen dan mahasiswa serta menampilkan materi perkuliahan mahasiswa yang telah memanfaatkan teknologi GIS, remote sensing, dan drone. Dan, masih banyak lagi booth-booth INSTIPER Academy yang menampilkan berbagai teknologi yang dikembangkan mahasiswanya.

Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025, Qayuum Amri, S.Pd menyampaikan dari hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan, INSTIPER Yogyakarta merupakan kampus yang memiliki konsentrasi dalam pengembangan SDM di industri sawit, sehingga layak mendapatkan penghargaan. Kampus ini menjadi salah satu penerima penghargaan di 4th Sawit Indonesia Award 2025.

“Maka, kami (kembali) memberikan apresiasi sebagai wujud penghargaan, karena konsistensi dan komitmennya mencetak SDM yang unggul dan adaptif untuk mendukung industri sawit dengan teknologi terkini,” ujarnya.

“Kami juga melihat langsung inovasi dan pemanfaatan teknologi terkini yang digunakan INSTIPER Yogyakarta untuk mendukung pembelajaran. Bahkan, pihak INSTIPER juga tak segan untuk memamerkan beragam teknologi yang dikembangkan untuk pembelajaran, pada pemeran yang diadakan di kampusnya, sebagai rangkaian dari Dies Natalis ke-67 INSTIPER Yogyakarta,” pungkas Qayuum.

Artikel Terkait