• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

KLHK-KFS Bahas Proyek Pengembangan Sistem Pengendalian KARHUTLA

Kasubdit Penanggulangan Karhutla, Israr Albar menjelaskan bahwa tujuan proyek ini adalah untuk membangun fire monitoring center sekaligus juga dapat menjadi training center dalam rangka mewujudkan Manggala Agni sebagai center of excellent pengendalian karhutla di Indonesia.

"Proyek ini diharapkan dapat mendukung respon secara dini karhutla khususnya pada daerah rawan melalui penerapan teknologi dan informasi serta peningkatan kapasitas bagi Manggala Agni dan regu brigdal karhutla lainnya," lanjut Israr.

Pilot Project for Forest and Land Fire Monitoring System yang merupakan kerjasama KLHK dengan KFS tersebut telah diinisiasi sejak pertemuan IKFCC ke-22 tahun 2016. Israr menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, proses kerjasama tersebut telah melalui berbagai rangkaian proses pengusulan KLHK ke pihak Korea melalui Bappenas dan telah dilakukan pertemuan pembahasan antara Direktorat PKHL dan Korea Indonesia Forest Center (KIFC) untuk mendiskusikan persiapan proyek dan studi kelayakan proyek.

“Rencana durasi proyek selama lima tahun pada 2022-2026 dengan perkiraan anggaran sebesar empat juta dolar AS. Proyek terdiri dari tiga fase meliputi development, expansion, dan settlement and transferal. Ruang lingkup kegiatan meliputi establishing the framework, building human capacity, dan modernizing forest and land fire equipment,” terang Israr.

Israr mengungkapkan studi kelayakan proyek tersebut telah dilaksanakan pada November 2020 oleh KIFC dan Tenaga Ahli Korea didampingi oleh Direktorat PKHL, KLHK. Berdasarkan laporan hasil studi kelayakan, Daops Manggala Agni Sumatera XVII/Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, terpilih sebagai lokasi yang prospektif untuk pengembangan proyek tersebut. Saat ini KFS sedang mempersiapkan surat kepada Menteri LHK dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Korea sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan pembahasan Letter of Arrangement (LoA).

Pada pertemuan ini, Delegasi KLHK dipimpin Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari didampingi oleh Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan (Ditjen PHL), Kasubdit Penanggulangan Karhutla (Direktorat PKHL), dan Kabag Fasilitasi Kerjasama Internasional (Biro KLN) sedangkan delegasi KFS dipimpin oleh Vice Minister of the Korea Forest Service didampingi Director General of the International Affairs Bureau of the Korea Forest Service, Director, Deputy Director dan Programme Officer.

Sumber: siponggi.menlhk.go.id

Artikel Terkait