Berita Terbaru
KLHK-IPB Sosialisasikan SIPP Karhutla di Sulawesi
KLHK sosialisasikan penggunaan Sistem Informasi Patroli Pencegahan (SIPP) Karhutla untuk mengefektifkan proses pelaporan patroli pencegahan karhutla di Daops Manggala Agni Sulawesi I/Gowa, 31/5/22. Kegiatan sosialisasi SIPP Karhutla menghadirkan dua narasumber yang merupakan Guru Besar Institut Pertanian Bogor Imas S Sitanggang dan Lailan Syaufina.
SIPP Karhutla merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan oleh KLHK bekerjasama dengan IPB dan ITTO. Aplikasi ini membantu pelaporan pelaksanaan patroli rutin, patroli mandiri, maupun patroli terpadu yang dilaksanakan oleh Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sosialisasi SIPP Karhutla diikuti oleh tiga puluh peserta yang berasal dari empat Daops Manggala Agni di wilayah Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sulawesi. Daops yang hadir meliputi Daops Manggala Agni Sulawesi I/Gowa, Daops Manggala Agni Sulawesi II/Malili, Daops Manggala Agni Sulawesi III/Tinanggea, Daops Manggala Agni Sulawesi IV/Bitung.
Kepala Sub Direktorat Pencegahan Karhutla Anis Susanti Aliati mengungkapkan dengan adanya aplikasi SIPP Karhutla diharapkan patroli pencegahan karhutla yang dilaksanakan di Sulawesi berjalan lebih efektif.
“Apalikasi ini sifatnya membantu agar pelaporan patroli pencegahan karhutla berjalan lebih efektif. Esensi patroli pencegahan tetap berada pada kerja-kerja patroli yang dilaksanakan teman-teman di lapangan. Oleh karena itu, semua tim patroli pencegahan harus tetap menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah disusun. SIPP Karhutla akan membantu tim patroli dalam melaporkan hasil patroli secara berjenjang mulai dari daops, balai, hingga pusat dengan near real time,” jelas Anis.
Anis menjelaskan bahwa sebagai dasar penggunaan SIPP Karhutla ini sudah diterbitkan Peraturan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Nomor: P.10/PPI/SET/KUM.1/12/2020 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penggunaan Sistem Informasi Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan.
“Basis data yang tersimpan dalam SIPP Karhutla akan menjadi salah satu referensi dalam rangka pengambilan keputusan pimpinan. Pimpinan juga dapat memonitor kegiatan yang dilaksanakan, sehingga harapanya patroli bisa berjalan dengan baik,” harap Anis.
Imas S Sitanggang mengungkapkan kegiatan ini merupakan sosialisasi lanjutan dari sosialisasi online yang pernah dilaksanakan. Pada kesempatan ini, disampaikan materi pembaruan fitur dan parameter berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari tim patroli di lapangan.
“Selain menerangkan pengembangan fitur dalam aplikasi, nanti akan disampaikan pula Manual Pengukuran Parameter SIPP Karhutla untuk pengukuran lapangan oleh tim patroli. Pelatihan Manual Pengukuran Parameter SIPP Karhutla dilakukan agar penilaian saat pengambilan data oleh tim patroli bisa sama, sehingga data yang dihimpun bisa dijadikan rujukan dalam pengambilan keputusan oleh pimpinan,” jelas Imas.
Manual Pengukuran Parameter SIPP Karhutla disusun oleh Tim dari IPB, KLHK dan ITTO. Manual ini akan menjadi panduan bagi tim patroli dalam menginput setiap parameter dalam aplikasi SIPP Karhutla ini. Sosialisasi disampaikan oleh Lailan Syaufina selaku Ketua Tim Penyusun.
Plt. Kepala Balai PPIKHL Yudho S. Mustiko berharap aplikasi SIPP karhutla yang sedang disosialisasikan bisa membantu kegiatan patroli terpadu berjalan lebih efektif.
“Harapan saya agar Manggala Agni yang hadir saat ini, nanti bisa menularkan kepada kawan lain yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan secara langsung,” harap Yudho.
Sumber: sipongi.menlhk.go.id






