Yogyakarta, SAWIT INDONESIA – Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta sukses menggelar INSTIPER Drone Festival (IDF) 2025. Acara berskala nasional ini menghadirkan beragam kegiatan berbasis teknologi drone, mulai dari workshop, expo, kuliah pakar, dan sertifikasi pilot drone, pada (23 - 26 Oktober 2025) yang diadakan di Grha INSTIPER.
Rektor INSTIPER Yogyakarta, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng, menyampaikan rangkaian INSTIPER Drone Festival merupakan respon dari kebutuhan pemahaman dan keahlian drone di bidang perkebunan dan kehutanan yang merupakan core competency INSTIPER.
“Drone saat ini telah banyak digunakan mulai dari survey lahan, melihat kondisi kesuburan tanah, sensus populasi dengan tree counting, monitoring dan evaluasi kesehatan tanaman, hingga drone spayer yang dapat digunakan untuk pemupukan dan penyemprotan pestisida untuk pengendalian hama atau penyemprotan herbisida untuk pengendalian gulma,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia.com.
“Materi tentang drone, remote sensing, dan sistem informasi geografis diajarkan di semua fakultas yang ada di INSTIPER. Kami juga memfasilitasi mahasiswa untuk dapat meningkatkan keterampilan menerbangkan dan menganalisis foto drone melalui INSTIPER Drone Academy yang merupakan kegiatan ko-kurikuler bagi mahasiswa,” tambah Dr. Ir. Harsawardana.
INSTIPER Drone Festival juga menjadi momentum bagi INSTIPER Yogyakarta untuk meresmikan “Pusat Riset dan Inovasi Drone-Remote Sensing INSTIPER Yogyakarta”. Pusat riset ini dibuat sebagai wadah untuk dosen dan mahasiswa INSTIPER untuk melaksanakan riset dan inovasi di bidang pemanfaatan UAV dan remote sensing di bidang perkebunan dan kehutanan.
Lebih lanjut, Dr. Harsawardana mengungkapkan pihaknya akan mendukung dan memfasilitasi riset dosen dan mahasiswa di bidang GIS, remote sensing, drone, dan GeoAI.
“Saat ini telah banyak dosen dan mahasiswa INSTIPER yang telah melakukan riset di bidang tersebut. Melalui pusat riset ini kami berharap riset yang ada akan lebih besar cakupannya sehingga dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat terutama di dunia industri perkebunan dan kehutanan,”ungkap pria yang menjabat Rektor INSTIPER periode kedua.
Pameran dan demontrasi
IDF 2025 menyuguhkan rangkaian kegiatan edukatif dan profesional, mulai dari Drone Expo dan Ekspose, pameran yang menampilkan teknologi terbaru dari berbagai produsen dan perusahaan seperti Frogs Indonesia, Doran Sukses Indonesia dan PT. Tribuana Solusi Inovasi Teknologi yang memamerkan berbagai drone seperti drone quadcopter, drone spayer, drone multispektral, hingga drone lidar. Pada pameran ini juga menampilkan demonstrasi penggunaan drone untuk spraying, mapping, dan monitoring yang relevan dengan kebutuhan pertanian, perkebunan, serta kehutanan modern.
Di waktu yang sama diadakan pula program sertifikasi pilot drone nasional bekerja sama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI). Sebanyak 20 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dan peserta umum mengikuti serangkaian materi safety, regulasi, checking pra penerbangan dan komunikasi berkaitan dengan penerbangan drone yang dilanjutkan dengan ujian penerbangan drone.
Dikatakan Dr. Harsawardana, sebagai bentuk keseriusan INSTIPER, pihaknya memfasilitasi dosen dan mahasiswa INSTIPER untuk mengikuti sertifikasi pilot drone.
“Melalui sertifikasi ini lulusan INSTIPER akan memiliki nilai tambah karena memiliki keterampilan khusus di bidang menerbangkan drone,” katanya.
Perwakilan dari APDI, Bion menyambut positif atas terselenggaranya IDF 2025. Pihaknya senang dapat berkolaborasi dengan INSTIPER dalam kegiatan sertifikasi ini.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk memperluas ekosistem drone nasional, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi di bidang teknologi drone, khususnya untuk sektor pertanian dan kehutanan,” ucapnya.
Sebagai penutup dari rangkaian IDF 2025, diselenggarakan pula Kuliah Pakar IDF 2025 mengusung tema “Transformasi Smart Drone Technology: Peran Inovatif Drone untuk Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan” yang diadakan pada Minggu, (26 Oktober 2025), di Grha INSTIPER.
Pada hari terakhir IDF, diselenggarakan Kuliah Pakar IDF 2025 yang mengusung tema "Transformasi Smart Drone Technology: Peran Inovatif Drone untuk Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan" yang diselenggarakan pada pada Minggu, 26 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari berbagai sektor seperti Arif Ika Uktoro, S.TP., M.Eng. (Expert Drone INSTIPER), Tri Haryo Sagoro, SP., M.Si. (Kepala GIS PT Wilmar), Nicko Ariwibowo (PT Tribuana Solusi Inovasi Teknologi), dan Dr. M. Akbar Marwan, ST., M.MSI. (Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia), dan Galang Sinu Susilo (Drone trainer and specialist PT Doran Sukses Indonesia).
IDF 2025 diawali dengan rangkaian INSTIPER Drone Race Competition pada 10-12 Oktober 2025 dan Drone Workshop yang dilaksanakan pada 21–22 Oktober 2025. Workshop merakit drone diikuti peserta dari mahasiswa (INSTIPER) dan peserta di luar kampus memberikan pelatihan merakit dan mengoptimalkan drone racing. Selain itu diselenggarakan workshop pengolahan dan analisis foto drone yang difasilitasi Amir Noviyanto, S.P., M.Sc., (Dosen Fakultas Pertanian INSTIPER) ahli analisis data drone. Peserta workshop dilatih melakukan mozaik foto drone multispektral dan dilatih menganalisis kondisi lahan menggunakan indeks vegetasi seperti NDVI, Green NDVI, NDRE, dan indeks-indek lain.
Pada rangkaian IDF 2025 dilaksanakan peluncuran drone soccer JETE dan diselenggarakan drone soccer championship yang diikuti oleh pengunjung IDF 2025.














