Berita Terbaru
INSTIPER Gelar Kuliah Perdana Mahasiswa Baru TA2022 - 2023
Institut Pertanian STIPER (INSTIPER) Yogyakarta, gelar perkuliahan perdana Tahun Akademik 2022/2023, yang diadakan di Gedung Grha INSTIPER, pada Kamis (18 Agustus 2022).
Acara turut dihadiri perwakilan dari pemerintah (Andi Nur Alamsyah, Dirjen Perkebunan),Bhimo Widyo Andoko, SH, MH, Kepala Lembaga Layanan DIKTI Wilayah V, Pembina, Pengurus dan Pengawas Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY). Serta mitra kerja INSTIPER dari perusahaan sepertiAstra Agro Lestari, PT Riau Andalan Pulp & Paper, Asian Agri Group, PT Toba Pulp Lestari, PT Bumitama Gunajaya Agro, PT Astra Agro Lestari, PT. Smart Tbk., PT. Karya Adi Nusantara, PT Best Agro Internasional, PT Wilmar, PT Tri Putra Agro Persada.
Dan, hadir pula perwakilan dari Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), Pengurus Pusat KAINSTIPER,Ketua Senat Akademik Institut, para pejabat struktural, dosen dan karyawan di lingkup INSTIPER, Ketua Senat Mahasiswa INSTIPER, Presiden Mahasiswa, Ketua Unit Kegiatan mahasiswa (UKM), Ketua Kelembagaan Mahasiswa tingkat Fakultas dan Program Studi, serta para mahasiswa baru.
Rektor INSTIPER, Dr. Harsawardana, M.Eng mengutarakan pada Tahun Akademik 2022/2023 INSTIPER Yogyakarta menerima mahasiswa baru program sarjana sebanyak 884 orang berasal dari 27 Provinsi di Indonesia. “Fakultas Pertanian menerima mahasiswa baru sebanyak 520 orang mahasiswa, Fakultas Teknologi Pertanian menerima 214 mahasiswa baru, dan Fakultas Kehutanan menerima 131 mahasiswa baru serta dan Magister Manajemen 19 mahasiswa. Pada tahun akademik ini, Provinsi Sumatera Utara menjadi provinsi asal mahasiswa terbanyak yang disusul dengan Provinsi Riau dan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya, saat memberikan sambutan.
Selanjutnya, ia menambahkan dari mahasiswa baru tersebut, sebanyak 143 orang mahasiswa (16,6%), mahasiswa penerima beasiswa. Penerima beasiswa tersebar di 3 fakultas. “Sementara, instansi/lembaga pemberi beasiswa yaitu Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP), Kartu Indonesia Pintar, PT. Toba Pulp Lestari, dan PT. Aditya Agroindo. Tahun ini merupakan tahun pertama BPDPKS memberikan Beasiswa untuk program sarjana pada INSTIPER.Mendidik 30 mahasiswa untuk minat studi Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS) dan 30 mahasiswa minat studi Sarjana Manajemen Bisnis Perkebunan (SMBP),” lanjut Harsawardana.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Maria Ulfah selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik INSTIPER menyampaikan, kalian (mahasiswa baru) berada di tempat yang tepat untuk mempersiapkan masa depan. INSTIPER Yogyakarta merupakan perguruan tinggi yang telah terpercaya untuk mencetak SDM unggul yang siap memasuki dunia kerja dan dunia industri.
“Posisi INSTIPER Yogyakarta telah mantap dengan core competency di bidang perkebunan dan perhutanan yang telah dibangun, membuat INSTIPER Yogyakarta dipercaya oleh berbagai mitra kerja baik perusahaan maupun instansi pemerintah. Hal ini terbukti dari berbagai kerjasama yang telah terbangun selama ini,” ucapnya.
“Kurikulum yang disusun dengan matang dengan melibatkan perusahaan sebagai mitra kerja yang akan menyerap lulusan dari INSTIPER merupakan keunggulan yang ditawarkan di INSTIPER Yogyakarta. Selain itu, kegiatan magang di perusahaan yang merupakan salah satu implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga menjadi keunggulan pendidikan di INSTIPER Yogyakarta,” tambah Ulfah.
Sebagai informasi pada awal Agustus 2022 lalu, INSTIPER telah memberangkatkan 569 orang mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di 81 lokasi perusahaan di Indonesia. Di saat perguruan tinggi lain sedang beradaptasi untuk menjalin kerjasama dengan dunia industri yang diamanatkan dalam Mereka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), INSTIPER Yogyakarta telah sejak tahun 2005 membentuk minat studi SPKS untuk menjawab kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit sekaligus menjadikan dunia industri sebagai mitra kerja INSTIPER Yogyakarta”, Dr. Maria Ulfah menambahkan.






