JAKARTA, SAWIT INDONESIA - PalmCo akan melakukan percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang ditargetkan bisa mencapai 60.000 hektar (ha).
“PalmCo akan bekerja sama mewujudkan PSR 60.000 (ha) artinya ada 120.000-an petani keluarga dan ini memang sudah kita mulai ujar Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Santosa. Dia menjelaskan target tersebut sudah terlebih dulu dimulai PalmCo lewat PTPN V yang sudah merealisasikan PSR terluas di Indonesia, yakni 9.000 ha dalam kurun 4-5 tahun.
Menurut Jatmiko K. Santosa pihaknya ingin petani sejajar dengan perusahaan-perusahaan seperti PTPN. “Kami tidak ingin petani sawit berada di pihak yang marjinal,” katanya. Salah satu bentuk dukungan PalmCo kepada petani adalah mendidikan tiga pabrik minyak kelapa sawit merah yang dimiliki oleh koperasi.
Jatmiko menegaskan PTPN akan terus memperkuat khittahnya sebagai BUMN yang memberikan manfaat untuk bangsa. “Dalam hal ini manfaat harus dirasakan oleh petani,” katanya.
Direktur Eksekutif PASPI Tungkot Sipayung mengatakam PSR mau tidak mau harus dijalankan untuk menjaga produktivitas sawit Indonesia di masa depan. “Situasi global dalam satu tahun terakhir ini semakin menguatkan kenapa PSR harus dijalankan,” kata Tungkat di dalam forum yang sama.














