Jakarta, SAWIT INDONESIA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan signifikan signifikansebesar 4,88% (turun 406,88 poin) ke level 7.922,73 pada perdagangan Senin, 2 Februari 2026. Penurunan tajam ini disebabkan oleh sentimen negatif terkait laporan MSCI.
Dilaporkan hampir semua sektor mengalami penurunan termasuk sektor agri di IHSG. Pelemahan juga terjadi di perdagangan tender harga CPO dalam negeri.
Dalam perdagangan tender KPBN pada Senin (2 Februari 2026), harga CPO domestik terkoreksi sebesar Rp 100/kg menjadi Rp. 15.125,- (Rp/Kg) untuk Franco Belawan & Dumai.
Sebelumnya dalam perdagangan KPBN pada Jumat (30 Januari 2026), harga tender CPO masih menguat sebesar Rp15.225/kg untuk Franco Belawan & Dumai.
Turunnya harga CPO local dipengaruhi harga CPO di Bursa Malaysia. Pada 30 Januari 2026, harga Minyak Sawit Mentah (CPO) untuk kontrak acuan (FCPOc1) di Bursa Malaysia Derivatives Exchange diperdagangkan sekitar 4.229 MYR/ton, yang menunjukkan sedikit penurunan sebesar 2,06% dari hari sebelumnya.






