JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan asosiasi serikat pekerja dan buruh, GAPKI melakukan pengenalan kepengurusan baru dengan Jejaring Serikat Pekerja dan Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI). Sinergitas buruh dan pengusaha diperlukan untuk mempercepat ragam praktek keberlanjutan industri sawit. Disamping itu, buruh dan pengusaha perlu secara bersama melakukan advokasi dan melawan kampanye anti sawit di pasar global.
Eddy Martono selaku Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) didampingi Sumarjono Saragih (Ketua Pengembangan SDM - GAPKI).
Selain pengenalan kepengurusan baru, kedua asosiasi melakukan dialog sosial dengan para tokoh buruh JAPBUSI (Jejaring Serikat Pekerja dan Buruh Sawit Indonesia), di antaranya Nursanna Marpaung (Sekretaris Eksekutif), di Kantor Pusat GAPKI Jakarta, pada Selasa (18 Juli 2023).
Edy Martono mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih atas hubungan yang bagus dengan fondasi yang kokoh antara JAPBUSI dan GAPKI. Hubungan yang demikian harus terus dilanjutkan dan dikembangkan. “Dengan demikian bukan hanya kulit atau kualitas hubungan saja yang bagus. Namun diwujudkan dengan praktek ketenagakerjaan yang semakin baik menuju sawit Indonesia berkelanjutan" ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Sumarjono Saragih menyampaikan kolaborasi produktif JAPBUSI dan GAPKI dalam wadah JAGA SAWITAN sangat strategis. “Kita secara bersama mewujudkan sawit berkelanjutan dan sejalan dengan ILS (International Labour Standard). Hal ini penting karena 70% sawit diserap pasar International. Disamping itu, trend perjanjian dagang dan investasi, ILS sudah menjadi salah satu syarat atau indikator perjanjian,” ucapnya.
Seperti diketahui, JAGA SAWITAN (Jejaring Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan) adalah wadah baru antara buruh dan pengusaha. Yakni JAPBUSI dan GAPKI. Wadah ini adalah salah satu hasil kerjasama industri sawit dengan ILO (International Labour Organisation).
Pengenalan kepengurusan baru GAPKI dan dialog sosial disambut baik oleh Nursanna Marpaung. Pihaknya merasa senang dapat beraudiensi dengan Ketua Umum GAPKI Yang baru, yakni bapak Eddy Martono.
“Dan kami hadir bersama tim, dari 10 Federasi anggota JAPBUSI semua hadir disini. Pekerjaan rumah yang masih perlu dibenahi dan diimplementasikan dalam kerja sama JAGA SAWITAN terutama terkait penguatan bipartit maupun tripartit, lalu isu upah, dialog sosial dan standart ketenagakerjaan” kata Nursanna Marpaung.














