• Selasa, 22 September 2026
Sajian Utama

Ditjen Perkebunan Terima Penghargaan Kategori Inovasi Kebijakan Integrasi Sawit-Tanaman Pangan

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan raih penghargaan bergengsi dengan kategori Inovasi Kebijakan Integrasi Sawit dengan Tanaman Pangan di ajang 3rd SAWIT INDONESIA AWARD 2024. Penghargaan diterima secara langsung oleh plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12 Desember 2024).

“Saya harus merendah, dibanding dengan yang lain yang lebih senior, saya belum pantas, namun ini menjadi penambah semangat. Sekali lagi, terima kasih atas penghargaan ini semoga menjadi motivasi yang lebih kuat untuk saya dan mudah–mudahan diberikan kesempatan yang lebih luas untuk turut memajukan industri sawit nasional,” kata Heru.

Heru menambahkan sesuai arahan Presiden Prabowo dalam waktu yang tidak terlalu lama target produktivitas sawit agar bisa tercapai, mengingat benih sudah banyak yang unggul produktivitas, dilanjutkan dengan komitmen yang dijalankan.

Selanjutnya Heru menyambut baik dan turut bergembira serta bersyukur dengan diselenggarakannya tanam padi gogo di lahan peremajaan sawit rakyat, karena para pekebun dapat memanfaatkan bantuan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang ditumpangsarikan dengan padi gogo.

“Program ini mengusung sebuah konsep inovatif yang tidak hanya memperhatikan keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit untuk mendorong peningkatan produktivitas, tetapi juga bertujuan untuk mendukung swasembada pangan,” jelas Heru.

Menurut Heru, tumpang sari padi gogo di kebun kelapa sawit adalah sebuah strategi untuk memanfaatkan lahan perkebunan secara optimal, dengan menanam padi gogo sebagai tanaman sela. Program ini membuka peluang besar untuk meningkatkan produksi pangan tanpa harus mengorbankan kelapa sawit yang sudah menjadi komoditas unggulan kita. Dengan memanfaatkan waktu dan ruang yang ada, kita berharap dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan kebun kelapa sawit.

Ketua Panitia ajang 3rd SAWIT INDONESIA AWARD 2024, Qayuum Amri menjelaskan penghargaan SAWIT INDONESIA AWARD diinisasi sejak tahun 2022 dan 2023 yang diserahkan kepada insan perkelapasawitan nasional, baik kepada individu maupun lembaga. Ajang 3rd SAWIT INDONESIA AWARD 2024 ini bertujuan mendukung peningkatan kinerja industri kelapa sawit mulai dari hulu hingga hilir termasuk dukungan terhadap industri sawit dalam meningkatkan kontribusi dan kinerja perusahaan bagi masyarakat.

Dalam penilaian Tim Sawit Indonesia Award 2024, dijelaskan Qayuum, bahwa Ditjen Perkebunan yang dinakhodai Heru Tri Widarto mampu bergerak cepat dan membangun sinergi yang baik dengan semua stakeholder termasuk sektor sawit.

Menurut Qayuum, ajang penilaian dan penghargaan berskala nasional ini telah dilakukan melalui pengkajian data dan survei kepada pembaca Majalah SAWIT INDONESIA sehingga menjadi barometer penerima penghargaan yang memiliki reputasi dan rekam jejak terkait kegiatan, kebijakan, dan program yang dijalankan dengan kualitas terbaik, terbukti dan tepercaya.

Secara terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengapresiasi prestasi yang membanggakan ini dan diharapkan menjadi dukungan semangat mewujudkan swasembada pangan nasional sebagimana arahan Presiden RI, Prabowo Subianto. “Saya sangat mengapresiasi penghargaan ini dan bisa memberikan motivasi menangani masalah pangan, menjadikan Indonesia tidak hanya swasembada pangan, tetapi juga lumbung pangan dunia,” kata Mentan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa upaya mencapai swasembada pangan harus dilakukan dengan segera. “Gagasan Presiden yang terus disampaikan di berbagai kesempatan adalah agar kita segera mencapai swasembada pangan, dan saya memerintahkan seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam mewujudkan hal tersebut. Penanaman padi gogo ini adalah bagian dari langkah nyata yang akan mendukung pencapaian tersebut,” tegas Andi Amran.

Artikel Terkait