Berita Terbaru
Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, MenkopUKM Terima Detil Teknis Pabrik Minyak Makan Merah PPKS
JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Perkembangan pabrik minyak makan merah telah menunjukkan perkembangan positif. Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki telah menerima Detail Engineering Design (DED) pabrik minyak makan merah dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Senin (12 September 2022).
“Rencana pengelolaan minyak makan merah oleh koperasi sudah dalam tahap proses pembangunan dan siap dijadikan acuan untuk pembangunan pabrik,” ujar Teten Masduki.
Teten Masduki mengatakan penyerahan DED ini merupakan sejarah baru bagi perkelapasawitan Indonesia di mana petani sawit yang sudah berkoperasi dapat membangun minyak makan merah. “Hitungan kami 10 ton per hari dapat didistribusikan,” ujarnya.
Pembangunan pabrik minyak makan merah akan dimulai pada Oktober 2022 mendatang. Kebutuhan dana pembangunan dialokasikan Rp 14 miliar untuk kapasitas 10 Ton/hari.
Teten mengatakan bahwa Detail Engineering Design (DED) dari PPKS dan PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) sebagai penanda proses dimulainya rencana pengelolaan minyak makan merah untuk dijadikan acuan untuk pembangunan pabrik oleh koperasi.
Saat ini, proses pembangunan pabrik minyak makan merah saat ini telah rampung 50%. Selanjutnya, BPOM juga terlibat memberi masukan kepada PPKS untuk penyusunan DED. Jadi izin edar bisa langsung secara paralel, karena mulai dari mesin sampai ekosistem di pabrik minyak makan merah sudah sesuai dengan saran dari BPOM.
Edwin Lubis, Kepala PPKS, menjelaskan bahwa BSN mendukung sepenuhnya lalu sudah dilakukan pelatihan bagi koperasi. SNI sudah dalam tahap konsensus yang apabila tidak ada sanggahan atau tanggapan dapat menjadi acuan bagi SNI.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris KemenKopUKM Arif R. Hakim, Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi, Staf Khusus MenKopUKM bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik, Direktur Produksi dan Pengembangan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Mahmudi.






