• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Direktorat PKHL Bersama ITTO Lakukan Supervisi Implemtasi Kerjasama Di Tiga Provinsi

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) bersama International Tropical Timber Organization (ITTO) Jepang melakukan supervisi implementasi kegiatan di tiga provinsi sasaran kegiatan kerjasama ITTO PP-A/56-340-1 “Capacity Building on Forest and Land Fire Management in Indonesia”. Supervisi kegiatan ITTO ini dilakukan dalam 3 tahap, dimulai dengan Provinsi Sumatera Selatan pada 14-19 Maret 2022, dilanjutkan dengan Provinsi Kalimantan Tengah pada 21-25 Maret 2022, dan terakhir di Provinsi Kalimantan Selatan pada 12-15 April 2022.

Israr Albar, mewakili Direktur PKHL, selaku Executing Agency, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas support berkelanjutan dari Pemerintah Jepang dan ITTO. Kerjasama ini mendukung upaya pengendalian karhutla di Indonesia, dan potensi support bentuk kerjasama lain pada waktu mendatang.

“Harapannya kinerja yang baik pada kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, serta support dan fasilitasi dari Kepala Balai PPIKHL wilayah Sumatera dan Kalimantan beserta jajarannya dapat dilanjutkan,” jelas Israr.

Israr menjelaskan salah satu kegiatan kerjasama ITTO berkaitan langsung dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni yang langsung terkait pada pelatihan praktik dan pembangunan demplot penyiapan lahan tanpa bakar (PLTB).

“Demplot PLTB ini merupakan sebuah aset yang harus dijaga, demplot ini bisa menjadi bukti dan percontohan bahwa alternatif PLTB benar bisa dilakukan, yang kemudian lahan tersebut bisa ditanami, dipelihara, dan menghasilkan manfaat ekonomi. Harapannya demplot PLTB ini bisa direplikasi di tempat lain oleh masyarakat yang lebih luas,” harap Israr.

Tetra Yanuariadi, perwakilan ITTO Jepang, menyampaikan apresiasi atas seluruh progres pelaksanaan kegiatan di lapangan dan berharap bahwa melalui pelaksanaan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas para pihak baik MPA, Manggala Agni, termasuk stakeholder di lingkup pemerintahan daerah dan sektor swasta.

“Kami sangat senang bisa turut berperan serta membantu upaya pengendalian karhutla di Indonesia. Lebih khusus, bisa turut memfasilitasi upaya sinergi para pihak dalam rangka mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, tentu saja dengan porsi dan kontribusinya masing-masing,” imbuh Tetra.

Pada supervisi kegiatan ITTO ini, Koordinator Kegiatan ITTO Irfan Malik Setiabudi juga menjelaskan secara detail kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka capacity building untuk pengendalian karhutla yang telah dilaksanakan. Target sasaran upaya penguatan kapasitas ini yaitu Manggala Agni, MPA, masyarakat lokal, serta instansi pengendalian kebakaran hutan di tingkat pusat maupun daerah.

“Harapannya setelah project ini selesai, exit strategy keberlanjutan pelaksanaan kegiatan ini bisa diteruskan oleh KLHK berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini,” ungkap Irfan.

Tetra Yanuriadi dan Israr Albar juga berkesempatan menghadiri secara langsung beberapa pelaksanaan kegiatan di lapangan, diantaranya (1) Bimbingan Teknis Pengendalian Karhutla bagi Manggala Agni di Daops MA Sumatera XIV Banyuasin; (2) Focus Group Disscussion “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Para Pihak dalam Pengendalian Karhutla” di Kab. OKI; (3) Pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat (budidaya ikan) dan pemberian bantuan budidaya (kolam) ikan bagi masyarakat dalam rangka pengembangan PLTB terintegrasi di Desa Pilang, Kab. Pulang Pisau; serta (4) Focus Group Disscussion “Penguatan Dukungan Stakeholder (Pemerintah Daerah dan Sektor Swasta) terhadap Pengembangan Praktik PLTB Masyarakat” khususnya di Kab. Pulang Pisau.

Dalam pelaksanaan supervisi lapangan, selain meninjau progress implementasi kegiatan di lapangan, juga dilakukan diskusi dan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan bersama-sama dengan Balai PPIKHL Wilayah Sumatera dan Kalimantan, Koordinator Daops Provinsi, Kepala Daops MA, serta anggota Manggala Agni dan MPA.

Beberapa implementasi kegiatan yang menjadi sasaran supervisi di antaranya meliputi: pengecekan peralatan pengendalian karhutla dari Kegiatan Kerjasama ITTO (baju pemadam, sepatu pemadam, pompa pemadam, motor, GPS) termasuk distribusinya, dan progres pembangunan demplot PLTB termasuk melakukan pemanenan berbagai jenis komoditas sayuran di lokasi demplot PLTB.

Para pihak yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas yang telah dilakukan dalam rangka mendukung pengendalian karhutla. Mereka juga menyamapaikan harapan bahwa kegiatan-kegiatan semacam ini perlu dilakukan lebih sering dan lebih banyak lagi sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi.

Sumber: sipongi.menlhk.go.id

Artikel Terkait