SAWIT INDONESIA - Melalui program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDM-P) Tahun 2026 yang disponsori oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan dukungan teknis dari Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Best Planter Indonesia (BPI) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Gelombang 2 di Provinsi Aceh.
Pelatihan yang diikuti oleh 185 orang peserta ini terbagi dalam 6 kelas pelatihan. Seluruh peserta berasal dari Kabupaten Aceh Timur, salah satu sentra perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Aceh. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan pekebun swadaya dalam menerapkan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan benar atau Best Management Practices (BMP), sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan kebun mereka.
Direktur operasional BPI menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen bersama antara BPDP, Ditjenbun dan BPI untuk memperkuat pekebun rakyat sebagai pilar utama industri sawit nasional. Pekebun Aceh Timur memiliki potensi yang sangat besar. Melalui pelatihan ini, kami ingin pekebun tidak hanya bisa menanam, tapi mampu mengelola kebun secara profesional, efisien, dan berkelanjutan. BPI datang dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, serta 100% Best Practices yang memiliki pengalaman pengelolaan kebun kelapa sawit ujarnya.
Materi Teknis dan Lapangan
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang meliputi: Regulasi dan Kebijakan, Persiapan Benih dan Bahan Tanam, Persiapan Lahan, Penanaman, Pemeliharaan Tanaman TBM, Pemeliharaan Tanaman TM & Fruitset, Pemupukan, Pengendalian Gulma, Pengendalian Hama & Penyakit. Selain materi di kelas, peserta juga dibekali dengan praktik lapangan agar materi yang diterima dapat langsung diaplikasikan di kebun masing-masing.
Kunjungan lapangan pada hari Kamis, 10 September 2026 ke PT. Agro Sinergi Nusantara (ASN) kebun Batee Puteh, Kab Aceh Barat, Provinsi Aceh. PT ASN merupakan anak perusahaan dari PTPN IV PalmCo, terbentuk dari gabungan PTPN I dan PTPN IV Regional 6. Pada saat kunjungan lapangan, peserta disambut oleh Bapak Zuhri Pradana selaku Estate Manajer, Bapak Yudi Irfansyah sebagai Askep dan Bapak Bima sebagai Asisten serta tim dari PT. ASN. Pada kunjungan lapangan tersebut, para peserta berkumpul dipandu oleh Pak Askep Yudi Irfansyah.
Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, 181 pekebun asal Aceh Timur dapat menjadi agen perubahan didesanya, mampu meningkatkan produksi dari yang sebelumnya rata-rata 15 – 20 ton/ha/tahun menjadi di atas 26 ton/ha/tahun dengan penerapan BMP. Program Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit ini menjadi bukti nyata bahwa dana sawit yang dihimpun oleh BPDP dikembalikan untuk kepentingan pekebun, guna mewujudkan perkebunan kelapa sawit Aceh yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.














