• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

APROBI Gelar 6th Palm Biodiesel Conference, Berikut Rangkaian Acara dan Pembicaranya

Nusa Dua, SAWIT INDONESIA – APROBI (Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia) menjadi tuan rumah 6th Palm Biodiesel Conference yang mengusung tema “The Role of Palm Biodiesel for Global Energy Security” di Sofitel Nusa Dua, Bali, pada 17-18 September 2026.

Konferensi Biodiesel berskala internasional ini dihadiri 200 sampai 300 peserta lintas negara yang mempertemukan pemimpin industri, pembuat kebijakan, serta delegasi internasional dari berbagai belahan dunia.

Wakil Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Catra Aradea de Thouars menjelaskan bahwa menjelaskan bahwa event ini telah dimulai semenjak 2017 yang diinisiasi oleh tiga asosiasi yaitu APROBI, Malaysian Biodiesel Association (MBA), dan Thai Biodiesel Producer Association (TBPA).

Saat ini, dikatakan Catra, negara-negara di kawasan Asia Tenggara telah mencapai kemajuan signifikan dalam implementasi mandatori biodiesel khususnya dari sawit. Kemajuan pesat diterapka oleh Indonesia yang berada di garis depan sebagai pionir mandatori biodiesel dengan bauran tinggi mulai dari transisi B40 menuju B50. Begitupula dengan negara lain seperti Malaysia dan Thailand yang berkomitmen memperluas program biodieselnya.

“Biodiesel dari sawit telah membuktikan lebih dari sekadar bahan bakar alternatif melainkan sebagai penopang utama bagi kemandirian energi nasional dan stabilitas ekonomi,” ujar Catra.

Pada tahun ini, 6th Palm Biodiesel Conference akan menghadirkan sejumlah tokoh penting dari kalangan pembuat kebijakan, profesional, dan praktisi.

Konferensi dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia yang diwakili oleh Dirjen EBTKE, Prof. Eniya Listiani Dewi.

Selain itu, Wakil Menteri Arif Havas Oegroseno melalui video meeting akan menyampaikan gagasannya berkaitan diplomasi sawit.

Sesi Diskusi

Kegiatan diskusi akan berlangsung sebanyak 5 sesi selama dua hari kegiatan berlangsung. Di hari pertama, akan ada topik yang mengulas Accelerating Biodiesel Mandates: Policy, Industry Readiness, and Financing for a Sustainable Transport Sector yang menghadirkan pembicara antara lain Noor Arifin Muhammad (Direktur Bioenergi Kementerian ESDM RI), Dr. Sang Yew Ngin (Kementerian Komoditas dan Perkebunan Malaysia), Mohammad Alfansyah (BPDP), Tee Lip Teng (President of Malaysia Biodiesel Association), Sanin Triyanond (Chairman of Thai Biodiesel Producer Association).

Di sesi lainnya, praktisi dan profesional yang hadir berasal dari kalangan perusahaan, lembaga studi, dan perwakilan negara sahabat seperti Brazil. Untuk mendapatkan rundown acara berikut linknya:

Artikel Terkait