Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) meraih penghargaan dari Majalah Sawit Indonesia untuk kategori Tata Kelola Dana Sawit Berintegritas di ajang Sawit Indonesia Award 2024 di Jakarta, Kamis (12 Desember 2024).
Penghargaan ini diterima langsung oleh Eddy Abdurrachman, Direktur Utama BPDPKS yang diserahkan oleh Ketua Panitia Sawit Indonesia Award 2024, Qayuum Amri.
“Kami mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Majalah Sawit Indonesia kepada BPDPKS yang telah melalui penilaian dan survei ini,” ujar Eddy Abdurrachman seusai menerima penghargaan.
Eddy Abdurrachman menjelaskan bahwa di masa mendatang, tantangan yang dihadapi sawit sebagai industri akan semakin bertambah. Kenaikan biaya produksi dan ketersediaan tenaga kerja, risiko munculnya pathogen atau penyakit baru bagi perkebunan sawit, tuntutan proses pascapanen dan pengolahan yang ramah lingkungan dan memiliki traceability yang mumpuni, kewajiban atas konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan limbah kelapa sawit, kelembagaan petani swadaya, hal-hal tersebut merupakan beberapa tantangan perkebunan sawit dari sisi hulu.
“Sedangkan dari sisi hilir, beberapa tantangan industri sawit yaitu, persaingan dengan produk sejenis baik dari minyak nabati lain maupun produk yang berbasis minyak bumi/ fosil, ketergantungan teknologi produksi oleokimia dan biomaterial dari negara lain, trade barrier perdagangan global yang disebabkan isu kesehatan, keamanan pangan dan sustainability, pemanfaatan biomassa sawit yang dibatasi oleh kebutuhan kebun akan bahan organik, integrasi teknologi di seluruh rantai pasok industri,” kata Eddy.
Ketua Panitia Sawit Indonesia Award 2024, Qayuum Amri, menjelaskan bahwa gelaran yang telah dilaksan akan untuk ketiga kalinya ini merupakan ajang apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi luar biasa dari para pemangku kepentingan di industri sawit Indonesia.
Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia tersebut juga mengatakan bahwa penghargaan Sawit Indonesia Award didasarkan pada survei pembaca dan rekam jejak kinerja dari masing-masing peraih penghargaan. Selain itu, penilaian ini juga diketuai oleh Sahat Sinaga, praktisi kelapa sawit yang memiliki pengalaman di sektor hulu dan hilir sawit.
“Acara ini merupakan yang ketiga kalinya. Pertama kali, Sawit Indonesia Award digelar pada tahun 2022,” ujarnya.
Qayuum menambahkan bahwa penghargaan Sawit Indonesia Award diberikan berdasarkan survei pembaca dan rekam jejak kinerja para penerima penghargaan. Penilaian ini dipimpin oleh Sahat Sinaga, seorang praktisi kelapa sawit yang berpengalaman di sektor hulu dan hilir.
Seleksi penerima penghargaan didasarkan pada proses penilaian secara internal dengan masukan dari Dewan Redaksi Majalah Sawit Indonesia yang meliputi aspek informasi, komunikasi dan komitmennya, dan dilihat dari sisi bisnisnya. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi penerima penghargaan sepanjang tahun ini.
"Kami menilai bahwa BPDPKS mampu mengelola dan menyalurkan dana sawit dengan tata kelola baik sehingga mendukung keberlanjutan industri sawit di Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini. Hasil survei dan penilaian terbuka dari tim pakar dan redaksi menempatkan BPDPKS sangat layak untuk mendapatkan penghargaan ini," terang Advisor Sawit Indonesia Award 2024, Sahat Sinaga.














