• Kamis, 24 September 2026
Berita Terbaru

BPDP Kucurkan Dana Riset Sawit Rp917,58 miliar Sepanjang 2015-2026

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Pemerintah mendukung pengembangan riset dan inovasi sawit melalui program pembiayaan yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Staf Ahli Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Keuangan, Mochamad Agus Rofiudin, menjelaskan bahwa sejak 2015 hingga 2026, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menyalurkan dana sebesar Rp917,58 miliar untuk mendukung 465 proposal riset. Dari jumlah tersebut, sebanyak 320 penelitian telah berhasil diselesaikan

Selain pembiayaan riset,dikatakan Agus, pemerintah memberikan dukungan melalui program peremajaan kelapa sawit, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai inisiatif lain yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri sawit nasional.

Salah satu keberhasilan dari program riset sawit adalah pengembangan biodiesel B50 yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 9 Juli 2026. Dengan implementasi mandatori B50, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan kebijakan tersebut.

Menurut Agus, tantangan industri sawit ke depan tidak lagi dapat dijawab hanya dengan meningkatkan volume produksi. Industri membutuhkan inovasi yang mampu mendongkrak produktivitas, memperkuat aspek keberlanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.

"Tantangan industri sawit di masa depan tidak lagi cukup dijawab melalui peningkatan volume produksi semata. Yang dibutuhkan adalah inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat keberlanjutan, serta menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi," urainya.

Sejak Program Grant Riset Sawit diluncurkan pada 2015, BPDP telah mendanai 466 kontrak penelitian yang melibatkan 109 perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia.

Program tersebut melibatkan 1.873 peneliti dan 383 mahasiswa, serta menghasilkan 395 publikasi ilmiah dan 84 paten.
Pada 2026, BPDP kembali memperluas dukungan riset dengan menandatangani 56 kontrak penelitian baru, termasuk kajian implementasi biodiesel B50, pengembangan kelapa nasional, hingga berbagai inovasi untuk mendukung transisi energi dan industri hijau.

Investasi BPDP tidak hanya menyasar penelitian. Di bidang pengembangan sumber daya manusia, lembaga ini juga telah memberikan beasiswa kepada 13.265 mahasiswa di 44 perguruan tinggi serta melatih lebih dari 30 ribu petani melalui berbagai program peningkatan kapasitas.

Artikel Terkait