Surabaya, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus menunjukkan partipasinya di berbagai event dengan misi mengenalkan produk turunan sawit kepada masyarakat. Di antarnya, diajang Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2025 yang digelar pada pekan lalu (12–14 September 2025 di Grandcity Exhibition Hall, Surabaya, Jawa Timur.
Dengan berpartisipasinya di IFBC 2025, BPDP berkesempatan mengenalkan beragam produk turunan sawit kepada berbagai pejabat dan tokoh penting yang hadir, sepert iDirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Iqbal Shoffan Shofwan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dukungan juga datang dari Kementerian Perdagangan, DJKI Kementerian Hukum, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, serta komunitas wira usaha seperti IWAPI Jawa Timur, HIPMI Surabaya, dan Rumah BUMN Surabaya.
Selain itu, partisipasi BPDP pada IFBC 2025 menjadi langkah strategis dalam memperluas promosi produk-produk turunan sawit sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha dan masyarakat luas.
Yakni melalui booth yang menampilkan beragam produk turunan sawit, pengunjung dapat melihat langsung berbagai produk hilir berbasis sawit mulai dari pangan hingga produk UMKM seperti kerajinan lidi sawit, kotak tisu lidi sawit, sandal lidi sawit, lilin sawit, dan masih banyak lagi produk turunan lainnya.
Kehadiran BPDP di IFBC 2025 juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat peran sawit sebagai komoditas unggulan nasional, yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian negara, tetapi juga mendukung kemandirian energi serta pengembangan industri berkelanjutan.
Dengan mengusung tema “Energizing Entrepreneurship” IFBC 2025 Surabaya menghadirkan ratusan peluang usaha potensial dari berbagai sektor, mulai dari waralaba, kemitraan, keagenan, dan distributor.
Helmi Muhansah sebagai Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP menyampaikan expo ini (IFBC) menjadi wadah untuk menunjukkan betapa luasnya potensi bisnis turunan sawit.
“Kami ingin masyarakat lebih mengenal produk-produk sawit yang berkualitas sekaligus memberikan peluang investasi dan franchise sekaligus bagian dari mendukukung asta cita Presiden Prabowo Subianto Mendorong kewirausaahan dan pengembangan industri kreatif untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen," ujar dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia.com.
Lebih lanjut, Helmi menambahkan, BPDP konsisten mendukung pemberdayaan UMKM sawit melalui berbagai program, mulai dari riset dan pengembangan produk, inkubasi, penguatan kapasitas lewat workshop, hingga promosi dan networking.
“Kami berupaya agar UMKM sawit tidak hanya mampu menghasilkan produk inovatif seperti minyak merah sawit, hand sanitizer, sabun, hingga kerajinan lidi sawit, tetapi juga bisa memperluas pasar dan meningkatkan daya saingnya,” jelasnya.
Dengan partisipasi aktif di IFBC Expo 2025, BPDP tidak hanya memperkenalkan produk hilir sawit kepada masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya wira usaha baru berbasis sawit. Harapannya, kehadiran sawit dalam dunia franchise dan kemitraan bisnis dapat membuka jalan bagi lahirnya inovasi, memperkuat daya saing UMKM, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi bangsa.






