Musim Mas Group memiliki komitmen dalam peningkatan kesejahteraan petani swadaya sawit. Atas komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani swadaya melalui program-programnya, pada ajang Sawit Indonesia Award 2024 mendapatkan apresiasi berupa penghargaan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Sawit Indonesia, Qayuum Amri kepada Senior Manager General Affairs Musim Mas Group Ernest Gunawan di Jakarta, Kamis (12 Desember 2024).
Untuk diketahui, Musim Mas Group menjadi salah satu perusahaan industri sawit dari 45 penerima penghargaan di ajang Sawit Indonesia Award 2024, yang diadakan Majalah Sawit Indonesia.
Ernest Gunawan menyampaikan Musim Mas mengucapkan terimakasih atas penghargaan untuk Kategori Kolaborasi Strategis Peningkatan Kesejahteraan Petani di ajang Sawit Indonesia Award 2024.
“Penghargaan yang kami terima menjadi motivasi dan semangat tim Musim Mas agar terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, dalam Program Pemberdayaan Pekebun Swadaya Musim Mas yang telah kami mulai sejak 2015, untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun swadaya di Indonesia,” katanya.
Bagi Musim Mas, petani swadaya merupakan kelompok penting dalam rantai pasokan minyak kelapa sawit di Indonesia. Musim Mas mendukung petani swadaya dalam menerapkan praktik pertanian yang baik, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
Peran petani swadaya bagi Musim Mas mendorong produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan, dan meningkatkan produktivitas melalui pengelolaan perkebunan kelapa sawit dengan praktik yang berkelanjutan di Indonesia.
Sebagai informasi, Musim Mas Group, bersama Livelihoods Fund for Family Farming (L3F), SNV Indonesia, dan ICRAF melakukan kerja sama dalam peningkatan kapasitas pekebun swadaya kelapa sawit melalui Program Biodiverse & Inclusive Palm Oil Supply Chain (BIPOSC), dengan pengaplikasian model perkebunan regeneratif. Kolaborasi jangka panjang ini dimulai pada tahun 2021 dan telah diimplementasikan pada pekebun swadaya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
BIPOSC bertujuan mencapai rantai pasok minyak kelapa sawit berkelanjutan melalui penerapan praktik perkebunan regeneratif, model agroforestri yang diadaptasi secara lokal, dan perlindungan ekosistem, yang pada akhirnya juga diharapkan mampu menjadi solusi menciptakan rantai pasok minyak kelapa sawit bebas deforestasi.
Dalam pelaksanaannya, BIPOSC mengadopsi praktik yang sudah distandarkan dan bersifat non-profit dengan target pekebun swadaya kelapa sawit yang bernaung di bawah Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Labuhanbatu (APSKS LB), Sumatera Utara. APSKS LB merupakan salah satu asosiasi yang dibina oleh Musim Mas dengan tujuan mendorong pekebun mendapatkan akses pasar dan sertifikasi dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainanable Palm Oil (ISPO).
Seleksi penerima penghargaan didasarkan pada proses penilaian secara internal dengan masukan dari Dewan Redaksi Majalah Sawit Indonesia yang meliputi aspek informasi, komunikasi dan komitmennya, dan dilihat dari sisi bisnisnya. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi penerima penghargaan sepanjang tahun ini. "Sebagai salah satu media yang fokus kepada produk dan teknologi industri kelapa sawit, kami menilai komitmen Musim Mas bagi kesejahteraan petani sawit sudah berjalan sangat baik selaman ini. Hasil survei dan penilaian terbuka dari tim pakar dan redaksi menempatkan Musim Mas yang layak untuk mendapatkan penghargaan ini," terang Qayuum Amri Ketua Panitia Pelaksana Sawit Indonesia Award 2024 yang juga Pimpinan Redaksi Majalah Sawit Indonesia.














