PEKANBARU, SAWIT INDONESIA - PT Tunggal Yunus Estaste, produsen benih sawit yang merupakan salah satu unit bisnis Asian Agri, hadir di pameran SIEXPO 2025 di Ska Co-Ex Pekanbaru, 7-9 Agustus 2025.
Selama tiga hari pameran berlangsung, petani kelapa sawit menunjukkan antusiasme tinggi dalam membeli benih sawit, khususnya varietas Topaz 1.
Marketing Manager Topaz Asian Agri, Husen, menjelaskan bahwa terdapat beberapa varian benih sawit yang dipamerkan, yaitu DxP Topaz 1 (Nigeria), Topaz 2 (Ghana), Topaz 3 (Ekona), serta Topaz GT, varietas dengan toleransi moderat terhadap penyakit Ganoderma—salah satu momok utama dalam budidaya kelapa sawit.
Yopy Dedywiryanto, Head of Plant Breeding Asian Agri sedang menjelaskan keunggulan benih sawit Topaz kepada pengunjung SIEXPO 2025Dengan menghadirkan benih berkualitas serta dukungan teknis berkelanjutan, PT Tunggal Yunus Estate menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis bagi petani dan pelaku industri kelapa sawit di Indonesia.
“Benih yang kami hadirkan ini merupakan benih terbaik dari yang terbaik, dengan produktivitas rata-rata mencapai 38 ton/ hektar / tahun pada tahun ke-3 hingga tahun ke-6,” ujar Husen. Pernyataan tersebut menggambarkan tingginya produktivitas DxP Topaz 1 yang mampu memberikan keuntungan lebih besar bagi para pekebun yang menanamnya. Untuk harga, benih DxP Topaz 1 ditawarkan sebesar Rp9.500 per butir, sedangkan DxP Topaz GT diharga Rp19.000 per butir.
Husen menambahkan, “Mayoritas pembelian pengunjung memang untuk DxP Topaz 1. Bahkan, kami menerima pesanan dari petani asal Kalimantan dan Bangka. Ada juga petani yang membeli sebanyak 20 ribu butir dalam satu kali pembelian.”






