• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Anak Usaha Astra Agro di Aceh Barat Dukung Program Pengentasan Kemiskinan

Jakarta, SAWIT INDONESIA –PT Karya Tanah Subur (KTS) anak usaha Astra Agro yang beroperasi di Aceh Barat turut berkontribusi dalam program yang diluncurkan Pemerintah Daerah Aceh Barat yaitu OPTIMIS (Optimalisasi Perlindungan Sosial Antisipasi Kemiskinan).

Hal ini, selaras dengan komitmen perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah operasionalnya.

Langkah kongkrit yang dilakukan PT KTS yakni memberikan jaminan sosial kepada 100 pekerjarentan yang telah disesuaikan dengan kebutuhannya di desa sekitar operasional perusahaan sejak Oktober lalu, hingga kini masih berjalan.

Community Development Area Manager Aceh, Riduan Manik, mengatakan pihaknya dengan bangga bisa turut berkontribusi melalui program positif yang tentunya sangat berdampak kepada masyarakat.

“Harapannya, semoga kami bisa menjadi salah satu yang mampu membantu menekanangka kemiskinan di Aceh Barat, katanya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi sawitindonesia.com.

“Selain itu, program ini menjadi aksi nyata bahwa perkebunan kelapa sawit ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan komitmen perusahaan menjalankan bisnis yang berkelanjutan serta sejahtera bersama bangsa,” imbuh Riduan.

Sebagai informasi, kontribusi PT KTS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan di daerah operasionalnya, telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah setempat. Yang dibuktikan dengan penghargaan yang diberikan oleh Bupati Aceh Barat. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas "Kontribusi Perusahaan dalam Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem".

Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Barat, Wistha Nowar, menambahkan program ini (OPTIMIS) adalah program Perlindungan Sosial untukPekerja Rentan.

“Program baru ini difokuskan untuk melindungi pekerja rentan melalui jaminan sosial. Dengan tujuan untuk mencegah peningkatan jumlah penduduk miskin akibat kecelakaan kerja yang menimpa tulang punggung keluarga. Selain itu, program ini juga memberikan beasiswa kepada anak-anak pekerja rentan yang menjadi peserta jaminan sosial,” ujarnya.

“Berbagai upaya pengentasan kemiskinan sudah dilakukan, seperti bantuan sosial, bantuan modal usaha, upaya tersebut berhasil menurunkan angka kemiskinan di Aceh Barat dari 17,93% pada 2022 menjadi 17,86% pada 2023, meskipun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional,” sambung Wistha.

Selanjutnya, ia mengungkapkan pekerja rentan yang dimaksud adalah profesi di sekitar perusahaan yang pekerjaanya tidak mendapatkan jaminan sosial dan kesehatan, seperti nelayan, petani, pedagang kecil serta profesi lain yang setara.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi bagi seluruh perusahaan yang terlibat dan berkontribusi dalam program ini, salah satunya adalah perusahaan sawit PT KTS dalam program OPTIMIS,” ungkap Wistha.

Artikel Terkait