• Senin, 5 Oktober 2026
Berita Terbaru

Amankan Lahan Warga Lokal, Bupati Sekadau Bagikan 57.700 Benih Sawit Unggul Lewat Program IP3K

Sekadau Hilir, SAWIT INDONESIA - Pemerintah Kabupaten Sekadau terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis komoditas unggulan daerah. Bupati Sekadau, Aron, secara resmi meluncurkan dan menyerahkan bantuan benih kelapa sawit unggul pre-nursery melalui program Infrastruktur, Perkebunan, Pertanian, dan Perikanan untuk Kesejahteraan Masyarakat (IP3K) di halaman Kantor Bupati Sekadau, Senin (5/10/2026).

Penyerahan bantuan ini merupakan konsistensi Pemkab Sekadau melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) yang telah berjalan selama lima tahun sejak 2022 guna mendorong kemandirian petani swadaya.

Plt Kepala DKP3 Kabupaten Sekadau, Sandae, melaporkan bahwa alokasi tahun anggaran 2026 mencakup 57.700 batang benih sawit premium series. Bantuan ini disalurkan kepada 21 kelompok tani di 18 desa dengan mencakup total luas lahan 422 hektare.

"Secara kumulatif hingga tahun 2026 ini, total bantuan benih IP3K telah mencakup luas 2.224 hektare yang diberikan kepada 132 kelompok tani," terang Sandae.

Poin-poin utama keunggulan benih, kontribusi produksi Sekadau, serta visi strategis Pemkab Sekadau meliputi:

  • Sertifikasi Resmi & Pendampingan Budi Daya: Seluruh benih dipastikan berasal dari produsen resmi dan telah lulus sertifikasi UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (SBP) Provinsi Kalimantan Barat. Petani penerima diimbau memindahkan benih berumur 3–5 bulan tersebut ke polybag besar serta menerapkan Good Agricultural Practices (GAP).

  • Posisi Komoditas Sawit Sekadau di Kalbar: Bupati Aron menyebut Sekadau menempati peringkat ke-7 untuk luas lahan sawit di Kalbar, peringkat ke-5 untuk total produksi, serta menduduki peringkat ke-2 terbesar untuk produksi sawit swadaya masyarakat di tingkat provinsi.

  • Strategi Bantuan Stimulan: Bantuan stimulan dialokasikan seluas 1 hektare per keluarga. Pemkab mendorong masyarakat untuk memperluas lahan budi daya secara swadaya memanfaatkan benih berkualitas unggul.

  • Perlindungan Aset Lahan Warga Lokal: Bupati Aron menegaskan bahwa tujuan utama program IP3K adalah membentengi kepemilikan tanah warga lokal agar tidak diperjualbelikan saat menghadapi tekanan ekonomi.

  • Prospek Harga TBS & Skala Ekonomi: Total benih yang telah dibagikan Pemkab Sekadau hingga kini mencapai 294.000 batang (setara 2.000+ hektare), atau sebanding dengan luasan perusahaan perkebunan swasta skala kecil yang dikelola langsung oleh masyarakat. Bupati optimistis harga TBS akan segera berbalik menguat seiring normalnya cuaca dan kelancaran logistik transportasi air.

Melalui penguatan program IP3K, Pemkab Sekadau tidak hanya menggenjot produktivitas dan kesejahteraan petani swadaya, tetapi juga memperkokoh struktur kepemilikan aset lahan masyarakat lokal di Jawa dan Kalimantan secara berkelanjutan.

Sumber: sekadaukab.go.id

Artikel Terkait