Pangkalan Bun, SAWIT INDONESIA - Secara bergantian para peserta pelatihan petani sawit yang sudah dibagi perkelompok mendapat penjelasan secara detail oleh tim dari PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region Kotawaringin, Kalimantan Tengah.
Pada kesempatan itu, perkelompok bergantian mengunjungi beberapa spot yang disesuaikan dengan modul pelatihan, yaitu Teknik Budidaya Tamanan Kelapa Sawit, Panen dan Pascapanen, serta Penguatan Kelembagaan yang dipraktikkan Perusahaan Perkebunan.
Kegiatan tersebut, dalam rangka studi banding petani kelapa sawit dari Kabupaten Lamandau dan Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng), di PT BGA, yang dilaksanakan pada Jum’at (5 Juli 2024). Kegiatan ini bagian dari rangkaian kegiatan pelatihan petani sawit yang diadakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan, yang diikuti 122 orang.
Wakil Direktur AKPY, Dr (C). Idum Satia Santi, S.P, M.P mengutarakan dalam setiap kegiatan pelatihan yang diadakan AKPY, pihaknya selalu memberikan kesempatan kepada peserta pelatihan untuk mengunjungi Perkebunan, baik yang dikelola perusahaan swasta maupun negara.
"Dalam kesempatan itu, kami mengantarkan dan mendampingi kegiatan studi banding sudah menjadi rangkaian kegiatan pelatihan petani sawit. Tujuannya tak lain untuk memberikan gambaran secara nyata praktik pengelolaan kebun sawit sesuai dengan materi yang telah dipelajari selama pelatihan. Jadi, peserta tidak lagi berpikir abstrak dari materi yang telah dipelajari, melainkan bisa melihat praktik yang dilakukan perusahaan sesuai dengan teori yang dipelajari (standar pengelolaan)," ungkapnya.
"Mulai dari teknis budidaya, panen dan pascapanen, dan penguatan kelembagaan petani sawit diperlihatkan secara langsung saat studi banding. Sekali lagi, kami ingin menunjukkan secara langsung kepada peserta pelatihan agar usai pelatihan bisa mengaplikasikan materi yang telah diterima selama pelatihan. Harapannya usai pelatihan bisa mempraktikan budidaya sawit, perawatan dan panen dengan baik dan benar," sambung perempuan yang menjabat sebagai Wakil Direktur AKPY.
Meski kali pertama ada kunjungan (studi banding) dari petani sawit ke PT BGA region Kotawaringin, namun dari pihak manajemen menyambut baik peserta pelatihan petani sawit. Terlihat dari materi yang disampaikan sebelum kunjungan kebun, dari pihak manajemen memberikan kesempatan pada tim untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan tujuan dari kegiatan studi banding petani sawit.
Amsah Mulyadi, Region Head, Region Kotawaringin - PT Bumitama Gunajaya Agro (PT BGA) mengatakan pihaknya menyambut baik peserta pelatihan petani sawit dalam rangka kegiatan studi banding.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi dari perusahaan kepada petani kelapa sawit, dengan menunjukkan praktik-praktik usaha perkebunan kelapa sawit. Untuk itu, kami melalui tim-tim yang ada di lapangan menginstruksikan untuk mengawal dan menjelaskan secara detail aktivitas di perkebunan kelapa sawit yang sesuai standar (good agriculture practices),” ujarnya, saat ditemui usai kegiatan studi banding petani sawit.
“Kami juga memiliki kegiatan serupa memberikan pelatihan kultur teknis kepada petani kelapa sawit mandiri (swadaya) yang berada di sekitar operasional perusahaan," imbuh Amsah.
Lebih lanjut ia mengatakan sehingga nantinya masyarakat (pekebun sawit) tidak hanya pandai menanam melainkan mendapatkan produksi yang baik dan berkualitas. Seperti hasil yang diproduksi perusahaan (PT BGA). Secara bergilir para Manager Kebun memberikan pelatihan kepada pekebun swadaya, selain itu para asisten kebun juga mengajarkan penanaman, perawatan hingga panen kepada pekebun swadaya. Agar pekebun sawit swadaya dapat mempraktikkan kultur teknis dengan baik dan benar mulai dari teknis budidaya, panen & pascapanen, serta kelembagaan," kata Amsah.
"Dengan begitu para pekebun bisa menghasilkan produksi TBS berkualitas dan secara tidak langsung akan meningkat kesejahteraannya. Kalau produksinya optimal akan memberikan dampak positif dari sisi ekonomi," pungkasnya.














