Ungaran, SAWIT INDONESIA – Selama setengah hari, jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara yang dipimpin Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo melihat secara langsung kegiatan mahasiswa baru Instiper dan teknologi perkebunan di SEAT Stiper yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah, Senin (8 September 2025).
Tiba sekitar jam 8 pagi, Dr. Purwadi sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY) menyambut dan mengajak manajemen Agrinas Palma untuk sarapan pagi sambil menikmati pemandangan Gunung di dekat SEAT Ungaran.
Jend TNI (Purn) Agus Sutomo didampingi Komisaris Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Letjen TNI (Purn.) R. Wisnoe Prasetja Boedi dan tiga direksi lain yaitu Memed Kosasih Setia Putra, Teddy J. Simatupang, dan Mohammad Wais Fansuri.
Pimpinan YKPY dan lembaga pendidikan yang bernaung di bawahnya juga hadir antara lain R. Azis Hidayat (Ketua Pembina YKPY), Dr. Ir. Harsawardana (Rektor Instiper), dan Dr. Sri Gunawan (Direktur AKPY). Selain itu, Direktur Tanaman Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian RI, Baginda Siagian menjadikan acara semakin istimewa.
Jend. TNI (Purn) Agus Sutomo merasa takjub begitu mengetahui SEAT Instiper yang sangat luas dan dilengkapi beragam fasilitas. Tak hanya itu, mantan Danjen Kopassus ini secara langsung mengoperasikan drone inovasi Instiper. Termasuk melihat demo teknologi Spreader Pupuk dan Grabber TBS sawit.
Selanjutnya, Agus Sutomo melihat kegiatan mahasiswa baru di demplot perkebunan sawit dan karet. Sekitar 879 mahasiswa menyambut dengan yel-yel dan tepuk tangan meriah. Unit kegiatan mahasiswa seperti tari, taekwondo, dan silat juga menampilkan kemampuan terbaiknya.
Dalam pidatonya, Agus Sutomo mengapresiasi fasilitas, inovasi, dan kegiatan mahasiswa yang berlangsung di SEAT. PT Agrinas Palma sebagai badan usaha yang baru berdiri ingin bekerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Instiper dan AKPY.
“Kami dipercaya negara untuk mengeloa kebun sawit seluas 833 ribu hektare. Jumlah ini akan bertambah sebesar 700 ribu ha. Diperkirakan total lahan yang dikelola mencapai 5 juta ha,” ujar Agus.
Penandatanganan MoU antara PT Agrinas Palma Utama dan YPKPY menjadi bukti kerjasama membangun industri sawit sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang dapat menopang kemandirian pangan dan energi.
Dr. Purwadi menyambut baik kerja sama dengan PT Agrinas Palma Utama sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia bahkan dunia. Apalagi baru Instiper dan AKPY sebagai perguruan tinggi pertama di bidang perkebunan yang dipilih bekerjasama dengan Agrinas Palma.
Kerja sama antara PT Agrinas Palma Nusantara dan YPKPY meliputi SDM, riset dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, sertifikasi, dan uji kompetensi serta konsultasi.
Adanya kerjasama ini disambut baik oleh Baginda Siagian, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian. Menurutnya Instiper dan AKPY menjadi lembaga pendidikan yang komplit untuk mengembangan SDM di sektor kelapa sawit.
“Proses regenerasi ini sudah terjadi, salah satunya dengan program Beasiswa SDM Sawit untuk 15-20 tahun ke depan. Saat ini, memang dibutuhkan SDM yang berintegritas dan memiliki karakter supaya perkelapasawitan Indonesia tetap dipertahankan dan berkelanjutan,”pungkasnya.














