• Minggu, 4 Oktober 2026
Berita Terbaru

Wisuda INSTIPER Yogyakarta Periode Mei 2025: 312 orang Lulus Sarjana dan 19 orang Lulus Program Magister

Yogyakarta, SAWIT INDONESIA - Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta kembali mengadakan wisuda pada Sabtu (31 Mei 2025). Acara pelantikan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan ini, telah meluluskan sebanyak 331 orang, terdiri dari 19 orang menyelesaikan program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan (S2), dan 312 orang telah merampungkan program Sarjana (S1) dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Kehutanan.

Pada wisuda ini, terdapat 145 lulusan (34%) yang mendapat predikat Cumlaude, dan sebanyak 80 lulusan merupakan penerima beasiswa yang terdiri dari PT. Asian Agri sebanyak 8 orang, PT. Riau Andalan Pulp dan Papper (PT. RAPP) sebanyak 40 orang, KIP Kuliah sebanyak 11 orang, PT. Bumitama Gunajaya Agro (BGA) sebanyak 13 orang, PT. Toba Pulp Lestari (PT. TPL) sebanyak 4 orang dan 4 orang lainnya merupakan penerima beasiswa Pemda Nias Selatan.

Rektor INSTIPER, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng mengatakan alumni INSTIPER dikenal cepat terserap dunia kerja. Hal ini sangat berdampak (positif) untuk mengurangi angka pengangguran.

“Rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER sekitar 6 bulan setlah lulus.Bahkan, di wisuda kali ini ada beberapa wisudawan telah diterima berkerja sebelum diwisuda. Pada periode wisuda ini sebanyak 20 % dari lulusan S1 sudah diterima kerja sebelum 1 bulan mereka dinyatakan lulus pada saat yudisium," katanya, saat menyampaikan sambutan pada gelaran Wisuda, pada Sabtu (31 Mei 2025), di Ghra INSTIPER.

Lebih lanjut, Dr. Harsawardana menambahkan INSTIPER menjadi pilihan tepat bagi para praktisi di bidang perkebunan dan kehutanan untuk melanjutkan Pendidikan Pascasarjana di Magister Manajemen Perkebunan.

“Pada wisudawan Pascasarjana kali ini beberapa mahasiswanya merupakan praktisi yang telah menmepati jabatan senior asisten, estate manager, general manager, hingga direktur perusahaan. Hal ini menjadi peluang juga bagi para fresh graduate untuk memperdalam ilmu di bidang manajemen perkebunan sekaligus menjalin relasi dengan pimpinan perusahaan perkebunan,” imbuhnya.

Siap hadapi tantangan dunia pendidikan

Dalam menghadapi berbagai tantangan, INSTIPER Yogyakarta selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini dan menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. Bahkan, kurikulum yang menjadi acuan pembelajaran dalam penyusunannya melibatkan mitra kerja strategis yaitu perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan dan kehutanan yang akan menyerap lulusan-lulusan.

Hal ini dilakukan untuk memperkecil gap antara teori di kampus yang akan dilakukan di dunia kerja. Dengan kurikulum yang sesuai INSTIPER telah mengikuti arahan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia untuk melaksanakan Kurikulum Berdampak 2025 yang merupakan kurikulum nasional dimana kurikulum perguruan tinggi diharapkan lebih relevan dengan kebutuhan zaman dan memepersiapkan generasi Indonesia dalam menghadapi era digital.

Digitalisasi telah nyata masuk ke dunia perkebunan dan kehutanan Indonesia, sehingga INSTIPER Yogyakarta berusaha menyiapkan mahasiswa melalui mata kuliah dan praktikum dengan muatan teknologi did dalamnya dan juga melalui kegiatan ko-kurikuler seperti Instiper Drone Academy, Instiper Robotic Academy, dan akademi lainnya.

Sebagai informasi, ada wisuda periode ini wisudawan terbaik dari program Sarjana diraih oleh Armin Dwi Rifa’i, SP. dari Fakultas Pertanian dengan IPK 3,92 dan sudah diterima bekerja di PT Musim Mas. Pada Program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan diraih oleh Ardian Wahyu Febianto, S.P., M.Si dengan IPK 4,00 dengan masa studi 1 tahun 6 bulan.

Armin Dwi Rifa’i menyampaikan, selama menempuh pendidikan di INSTIPER memiliki kesan sangat mendalam dan merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar INSTIPER.

“Suasana akademik yang mendukung, bimbingan dosen yang penuh dedikasi, serta lingkungan kampus yang hangat telah memberikan bekal yang sangat berharga bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademik INSTIPER atas ilmu, motivasi, dan keteladanan yang telah ditanamkan kepada saya, dan bersyukurnya saya telah diterima kerja sebelum saya wisuda,” ucapnya, usai acara wisuda.

Armin berasal dari daerah Jawa Tengah tepatnya Kabupaten Temanggung ini, lulusan peminatan studi di Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS).

Pada kesempatan yang sama, Agus Sutrisno selaku Human Capital and OSM Group Departement Head PT. Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menyampaikan INSTIPER telah meluluskan banyak alumni sebagai SDM yang siap memasuki dunia kerja, hal ini yang belum tentu dimiliki oleh alumni kampus lain.

“Kami banyak bekerja sama dengan INSTIPER baik melalui program beasiswa mahasiswa, penelitian dosen dan mahasiswa, serta program magang di Perusahaan. Selain itu, kami juga menerima magang mahasiswa INSTIPER melalui program MSIB dan beberapa mahasiswa yang kualifikasinya memnuhi akan mendapatkan golden ticket untuk langsung diterima kerja di BGA,” ujarnya.

Bumantara Gani selaku Direktur Talent Management PT. RAPP menambahkan selama 14 tahun pihaknya telah mempercayakan mahasiswa beasiswa PT. RAPP untuk dididik di Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta.

“Kepercayaan ini bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan INSTIPER Yogyakarta dapat mengakomodir kurikulum yang dibutuhkan di dunia industri. Pihak manajemen Perusahaan dan pihak kampus juga secara regular memonitor dan mengevaluasi hasil belajar mahasiswa,” katanya.

Artikel Terkait